Bupati HST Sampaikan Raperda APBD Perubahan Tahun 2021

Barabai, KP – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), H Aulia Oktafiandi secara resmi menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran (TA) 2021, dalam Rapat Paripurna DPRD HST, bertempat di Gedung DPRD Kaupaten HST Lantai II, Selasa 28/09/2021.

Ia mengatakan, seperti kita ketahui juga bahwa kemarin kita telah melakukan penandatanganan kesepakatan bersama tentang Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) TA. 2021 dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan (PPAS) TA. 2021.

Alhamdulillah pada hari ini kami bisa menuangkan kebijakan-kebijakan tersebut ke dalam Rancangan Perda Perubahan APBD.

Secara garis besar perubahan-perubahan pada APBD ini meliputi 3 aspek yaitu perubahan target anggaran pendapatan, perubahan pagu anggaran belanja dan perubahan pagu anggaran pembiayaan.

Untuk perubahan target anggaran pendapatan, semula pendapatan ditargetkan sebesar Rp 1,180 trilyun, akan terjadi penurunan menjadi Rp 1,160 trilyun atau berkurang Rp 19,892 milyar. penyumbang terbesar penurunan kemampuan fiskal daerah ini adalah terjadinya penurunan alokasi transfer dari Pemerintah Pusat yaitu sebesar Rp 28,757 milyar, dan terjadinya penurunan pendapatan asli daerah sebesar Rp 17,305 milyar.

Dari lain-lain pendapatan daerah yang sah ada peningkatan sebesar Rp 26,170 milyar karena adanya pendapatan dari dana BOS SD dan SMP serta hibah dari Pemerintah Daerah lain.

Berita Lainnya
1 dari 551

Seiring dengan terjadinya perubahan target anggaran pendapatan daerah, maka pagu anggaran belanja daerah juga mau tidak mau terjadi perubahan yang sebelumnya telah kita lakukan melalui relokasi dan refocusing anggaran belanja.

Secara keseluruhan pagu anggaran belanja daerah terjadi penurunan sebesar Rp 148,767 milyar. pada APBD awal pagu anggaran belanja daerah adalah sebesar Rp 1,470 trilyun, turun menjadi Rp 1,322 trilyun. Dari penurunan belanja daerah tersebut, belanja operasi berkurang sebesar Rp 68,936 milyar.

Sesuai dengan ketersediaan dana pembangunan, maka pada belanja modal terpangkas sebesar Rp 74,870 milyar. begitu pula dengan belanja tidak terduga, juga dilakukan penyesuaian dengan kita kurangi sebesar Rp 3,518 milyar dan pada belanja transfer terjadi pengurangan sebesar Rp 1,442 milyar.

Pada sisi pembiayaan, juga terjadi perubahan, semula target penerimaan pembiayaan adalah sebesar Rp 290,266 milyar, terjadi perubahan target menjadi sebesar Rp 161,392 milyar. Untuk kebijakan pengeluaran pembiayaan, tidak mengalami perubahan, dimana pengeluaran pembiayaan dari awal tetap nihil. dengan demikian maka penerimaan pembiayaan setelah Perubahan APBD ini semuanya digunakan untuk menutup defisit anggaran belanja, agar sisa lebih anggaran tahun berjalan tidak negatif.

Dalam rapat ini juga diserahkan Nota Keuangan Perubahan APBD HST Tahun 2021, secara umum berisi penyesuaian pokok pokok kebijakan yang menjadi landasan setiap kelompok pendapatan, belanja dan pembiayaan yang terdapat dalam raperda tersebut.

Agenda berikutnya akan dilanjutkan Rapat Paripurna Penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kab HST terkait RAPBD Perubahan Tahun 2021.

Turut berhadir, Pj Sekda Kab HST, Asisten Pemerintahan dan Kesra, para kepala OPD, para Camat dan anggota DPRD Kab HST lainnya. (adv/ary/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya