Kementerian Kesehatan RI Datangkan Vaksin Pfizer

Banjarmasin, KP – Sebagai upaya percepatan penanggulangan pandemi, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus menggember. Bukti nyata keseriusan tersebul yang dilakukan pemerintah dengan datangnya vaksin Pfizer dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Kadinkes Kalsel, HM Muslim membenarkan bahwa vaksin Pfizer telah tiba dikota Banjarmasin dan telah tiba di Terminal Kargo Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru.

“Vaksin ini, merupakan upaya Kemenkes untuk percepatan vaksinasi Covid-19 di Kalsel,”ungkap Kadinkes, Kemarin.

Muslim menyebut, Dinkes Kalsel menerima bantuan 97.110 dosis vaksin Pfizer. Sebelumnya, Kalsel telah mendapatkan vaksin jenis Sinovac, Coronovac, Astra Zeneca dan Moderna.

Sementara, target cakupan vaksinasi Covid 19 di Kalsel ada 75 persen masyarakat Kalimantan Selatan atau sebanyak 3.1 juta orang.

Terkait perkembangan kasus Covid-19, Kalimantan Selatan (Kalsel) tercatat dalam 18 daerah nihil kasus kematian akibat Covid-19 pada bahkan saat ini berdasarkan data Dinkesprov Kalsel yang diambil dari data dinas kesehatan kabupaten kota se Kalsel kasus kematian kembali nihil.

Kalimantan Selatan bersanding dengan Kalimantan Utara dan Kalimantan Tengah sebagai daerah di Pulau Kalimantan yang bebas kasus kematian kemarin. Meskipun kini Kalsel beberapa kali nihil kasus meninggal namun tetap waspada dan tidak lengah akan adanya gelombang baru.

Berita Lainnya
1 dari 3.701

“Prokes tetap diutamakan dan vaksinasi ditingkatkan,” ujarnya.

Ditambahkannya pula, distribusi dari pemerintah pusat. Alhasil, pemerintah daerah langsung mendistribusikan suntikan vaksin Pfizer ke halaman Dinas Kesehatan (Dinkes) dan 26 Puskesmas di Banjarmasin.

“Ini menjadi peluang untuk masyarakat yang pengen mendapatkan vaksin yang berbeda, daripada vaksin pada umumnya,” kata Dinkes Banjarmasin.

Lanjutnya pula, pihaknya akan segera mendistribusikan vaksin Pfizer tersebut ke daerah-daerah yang kini stoknya menipis dengan sasaran besar.

“Rencananya vaksin tersebut akan kami distribusikan ke daerah yang stoknya mulai menipis seperti Banjarmasin, Banjarbaru, Hulu Sungai Selatan (HSS), Hulu Sungai Tengah (HST) dan lainnya,” kata Muslim.

Sementara Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Pemprov Kalsel, Syahriani Noor mengatakan dengan adanya vaksinasi bergerak, kabupaten kota lebih termotivasi.

“Alhamdulillah kabupaten/kota lebih termotivasi, kita lampaui target,” katanya. (Zak/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya