Persembahkan Medali untuk Almarhum Ayah

Merauke, KP – Pegulat andalan Provinsi Kalimantan Selatan, M Riska Adam Wibowo berhasil menorehkan namanya di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021, sebagai peraih medali perunggu, Kamis (14/10) malam.

Prestasi tersebut berhasil diraihnya usai mengalahkan Seni Kristian, Pegulat andalan Provinsi Jawa Barat (Jabar) di babak final perebutan medali perunggu.

Pria dengan sapaan Adam tersebut mampu mempertahankan prestasinya di ajang olahraga nasional empat tahunan ini seperti yang dicapainya pada saat Pra Pon 2019.

Saat dibincangi, Adam mengaku sangat bahagia atas medali yang ia peroleh dengan penuh perjuangan tedsebut.

“Saya sangat bersyukur atas bisa menyumbangkan tambahan medali untuk Kalsel,” ucapnya.

Ia mengaku, hasil perjuangannya hingga mendapatkan medali perunggu tersebut dipersembahkan untuk keluarganya tercinta.

“Medali ini saya persembahkan untuk anak dan istri. Terkhusus untuk almarhum orangtua saya,” ungkapnya haru.

Benar saja, perasaan haru yang ia rasakan itu tak bisa dipungkiri. Pasalnya, Adam beberapa hari sebelum keberangkatan ke Papua, Adam harus merelakan ayah kandungnya meninggal dunia.

Namun, hal tersebut tidak membuat semangat dirinya bertanding itu goyah dan bahkan menjadi pemicu semangat untuk bisa mempersembahkan yang terbaik bagi almarhum sang ayah.

Berita Lainnya

Jabar tidak terkejar

1 dari 39

Sebelum menajajaki partai final, Adam yang turun di Gaya Grego Kelas 97 Kilogram itu menelan kekalahan di laga pertamanya saat melawan pegulat andalan Jawa Timur, Agus Fajar.

Suami dari Nina Megasari itu harus takluk dengan skor tipis, yakni 8-9 dalam pertarungan sengit selama enam menit diatas matras tersebut.

Namun Adam mampu menunjukkan kelasnya di cabang olahraga adu ketangkasan tersebut. Di pertandingan kedua babak penyisihan, ia berhasil menang atas pegulat andalan tuan rumah, Frids Baransano dengan skor telak.

Ia mampu mengunci gerakan pegulat Papua dengan mudah, sehingga Frids tak bisa mengangkat punggungnya dari matras hingga batas waktu yang ditentukan Wasit.

Alhasil, Adam dinyatakan sebagai pemenang dengan kemenangan mutlak pada laga tersebut dan berhak menjajaki semifinal.

Di pertandingan semifinal, Adam harus kembali menelan kekalahan atas pegulat Kalimantan Timur (Kaltim) Azhar Ramadhan dengan skor 0-8.

Tapi di final Adam menang saat melawan Seni Kristian, pegulat andalan Jawa Barat.

Terkait kemenangan Adam tersebut, Pelatih Gulat Kalsel, Indra Syafri mengaku bersyukur. Karena menurutnya, prestasi Adam tidak menurun dari hasil Pra PON 2019 Jabar.

“Ia berhasil mempertahankan prestasinya sebagai medali perunggu di Pra PON,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kini cabor Gulat telah menyumbangkan enam medali di ajang olahraga nasional di Bumi Cenderawasih ini.

Dua medali emas atas nama Fahriansyah dan Arbainsyah dan empat medali perunggu yang masing-masing diraih oleh M Riska Adam Wibowo, Rendy Aditya S, M Fazrin Abdillah dan Nastrusnicu Roxana Andrea. (Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya