Resmi Perumda, PALD Banjarmasin Targetkan Perluas Layanan

Guna mengubah mindset atau pola pikir masyarakat akan pentingnya sanitasi, membutuhkan kesabaran dan masih perluasan jaringan perpipaan hingga permodalan yang dibutuhkan untuk meningkatkan jangkauan layanan sanitasi di Banjarmasin

BANJARMASIN, KP – Pengelolaan Air Limbah Kota Banjarmasin menyadari semakin dituntut untuk meningkatkan pelayanan dalam rangka memberikan jasa pelayanan penyaluran air limbah kepada masyarakat kota ini.

” Tuntutan itu seiring maksud perubahan status badan hukum Perusahaan Daerah Pengelolaan Air Limbah (PD PAL) yang berubah menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pengelolaan Air Minum Domestik (PALD),” kata Direktur Utama PD PAL Kota Banjarmasin, Ir Rahmatullah

Kepada {KP} belum lama ini ia mengemukakan, dalam memberikan layanan pengelolaan air limbah saat ini masih cukup terbatas dengan cakupan layanan baru mencapai 5,2 persen.

Menurutnya, pada tahun 2022 sesuai Rencana Kegiatan Anggaran (RKA) telah menargetkan capaian jumlah pelanggan minimal 15 persen.

Namun demikian ia memaparkan, untuk mencapai target tersebut ada beberapa hal yang menjadi tantangan yang harus dihadapi.

Salah satunya ujarnya, mengubah mindset atau pola pikir masyarakat akan pentingnya sanitasi, masih minimnya perluasan jaringan perpipaan hingga permodalan yang dibutuhkan untuk meningkatkan jangkauan layanan sanitasi di seluruh. Kota Banjarmasin

Rahmatullah menyebut, sejak PD PAL dibangun beberapa tahun silam hingga kini baru memiliki sebanyak 7000 pelanggan.

Ia menilai jumlah tersebut, masih jauh dari target berdasarkan program pemerintah. Yakni selain terpenuhinya air bersih, tapi layanan sanitasi.

Rahmatullah mengungkapkan, terbatasnya anggaran ini seperti dalam rangka pengembangan layanan pembuangan air limbah terpusat kawasan Jalan Sultan Adam dan sekitarnya.

Padahal lanjutnya, IPAL primer di kawasan itu sudah selesai dibangun sekitar tahun 2017 kalau, namun sampai sekarang belum dioperasikan.

Berita Lainnya
1 dari 3.701

“Masalahnya, karena tidak adanya ketersediaan anggaran akhirnya kita kesulitan untuk menyediakan jaringan perpipaan sekunder di kawasan itu,” ujarnya.

Lebih jauh ia menandaskan, persoalan sanitasi khususnya terkait pembuangan limbah menjadi PR (pekerjaan rumah) yang harus dihadapi oleh setiap pemerintah daerah tak terkecuali Kota Banjarmasin,

Disebutkan, hingga saat ini di seluruh Indonesia baru sekitar 60,9 persen layanan sanitasi termasuk layanan air limbah yang tertangani dengan baik, dalam arti sesuai standar dan tidak mencemari lingkungan.

“Sementara 39,1 persen lainnya dalam kondisi buruk atau belum tertangani dengan baik. Sebagian besar berada di perkotaan,” kata Rahmatullah.

Dikemukakan Rahmatullah , saat ini PD PAL Kota Banjarmasin sudah memiliki 7 (tujuh) unit Instalasi Pengelohan Air Limbah (IPAL) yang tersebar di beberapa kecamatan dengan kapasitas seluruhnya sebanyak 15.500 M3/hari.

Ketujuh unit IPAL yang sudah dibangun itu meliputi IPAL Jalan Lambung Mangkurat dengan kemampuan kapasitas terpasang 1000 M3/hari, IPAL Pekapuran 2500 M3, IPAL HKSN 5000 M3.

Selanjutnya IPAL Basirih 2000 M3, IPAL Tanjung Pagar 2000 M3, IPAL Sungai Andai dengan kapasitas 3000 M3.

Terakhir yang kini masih belum dioperasikan adalah IPAL Jalan Sultan Adam dengan kapasitas 2000 M3 perhari.

Secara terpisah anggota Komisi III DPRD Kota Banjarmasin Eddy Junaidi mengakui, jika penanganan dan pengembangan sanitasi dan kawasan kumuh menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya adalah menyakut terbatasnya ketersediaan anggaran.

Padahal menurutnya, sudah menjadi kewajiban setiap pemerintah daerah tak terkecuali Pemko Banjarmasin menangani masalah menyangkut kesehatan dan lingkungan itu melalui program secara berkelanjutan.

Kepada {KP} Rabu (13/10/2921) ia mengemukakan, sesuai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) setidaknya ada 3 sasaran program yang mendesak untuk segera dituntaskan.

“Ketiga program itu adalah terpenuhi layanan air bersih seratus persen, bebas kawasan kumuh dan masalah layanan sanitasi,” ujar anggota komisi diantaranya membidangi masalah pembangunan dan lingkungan ini. (nid/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya