Walikota Ibnu Sina Kecewa Berat dengan Keputusan Pemerintah Masihnya Banjarmasin di Level IV

BANJARMASIN, KP – Menyusul keputusan Pemerintah Pusat, Pemko Banjarmasin merasa kecewa, lantaran masih beradanya Kota Banjarmasin di Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Level IV.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi, disela pelaksanaan Vaksinasi Mahasiswa dan para dosen serta staf di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Nasional Banjarmasin, menyebutkan bahwa Banjarmasin saat ini tingkat positivity rate masih terbilang rendah dibandingkan dengan beberapa daerah lain yang memiliki positivity rate yang lebih tinggi, namun berada di level II.

“Kalau dibandingkan dengan tingkat Provinsi. Ada Provinsi yang positivity rate nya di atas angka 7, bahkan ada yang sampai 10, kok level II,” jelasnya kepada awak media, Selasa (05/10,2021).

“Ini sebuah keputusan yang kontradiktif, dari sebuah kebijakan inkonsisten, kalau merujuk kepada positivity rate dijadikan sebagai indikator dalam penilaian level,” imbuhnya.

Berita Lainnya
1 dari 27

Selain itu, Machli juga meminta agar Pemerintah Pusat bisa segera memberikan klarifikasi terkait hasil tersebut, karena melihat dari Provinsi Kalsel, tingkat positivity rate beberapa Kabupaten Kota lainnya bahkan ada yang lebih tinggi dari Kota Banjarmasin.

“Ada Kabupaten Kota yang positivity rate nya lebih tinggi di Banjarmasin kok berada di level II. Tentunya dengan ini kami meminta klarifikasi dari Pemerintah Pusat,” paparnya.

Sementara itu, Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina juga merasa kecewa atas keputusan yang dikeluarkan Pemerintah Pusat tersebut, lantaran hingga sampai saat ini Banjarmasin masih berada di PPKM Level IV.

“Kami hanya merasa kecewa kenapa Banjarmasin masih berada di Level IV,” ujarnya.

Dengan keputusan Pemerintah Pusat yang masih berada di level IV ini, Ibnu mengakui bahwa kasian kepada Masyarakat yang telah turut membantu menekan laju angka Covid-19 ini.

“Kalau seperti ini terus masyarakat warga kota Banjarmasin, apalagi saat ini geliat ekonomi sudah mulai terasa dan bangkit lagi, tetapi tiba-tiba status kita masih PPKM Level IV,” katanya.(vin/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya