Al Hidayah Gelar Musda Ke VIII

Banjarmasin, KP – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pengajian Al-Hidayah Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Ke-VIII.

Mengangkat tema “Meningkatkan Peran Muslimah Agar Selalu Sehat dalam Membina Umat dan ikut serta dalam melaksanakan Program Pemerintah” yang digelar di Gedung DPD Partai golkar Kalsel dikawasan Lambug Mangkurat Sabtu (13/11/2021).

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pengajian Al-Hidayah, Harbiah Salahudin mengatakan Pengajian Al-Hidayah harus menjadi kelompok terbaik untuk mentransformasikan semangat keberhasilan di Partai Golkar maupun kepada masyarakat umum.

“Ada banyak isu di sisi perempuan yang harus cepat direspon oleh Al-Hidayah. Semuanya adalah ladang amal yang dapat dikerjakan oleh Alhidayah,”katanya.

Ia juga meminta Al-hidayah bisa bekerja secara teamwork, bekerja bersama pengurus DPD se-kalimantan barat secara kolektif kolegial.

“Tidak mungkin bisa bekerja sendiri tanpa bantuan pengurus yang nanti bersama-sama untuk melaksanakan amanah Musda lima tahun ke depan, mulai DPP sampai pada tingkat terbawah,”ucapnya.

Berita Lainnya
1 dari 3.937

Sementara Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pengajian Al-Hidayah kalsel Hj kamariah Mas’ud mengapresiasi yang sangat tinggi kepada pengurus DPD yang mampu mempertahankan organisasi ini.

“Al-Hidayah merupakan organisasi bidang keagamaan dibawah naungan Golkar, namun statusnya tetap independen, hanya afiliasi politiknya tetap di Golkar,” ujarnya.

Dengan diadakan Musda senantiasa mendorong sepenuhnya gerak langkah Al-Hidayah sebagai organisasi kader dalam membina anggota.

“Kita juga berharap agar pengajian ini tidak terputus dan tetap eksis, serta bisa melahirkan kader-kader yang berjiwa sosial, dan berakhlak mulia,” ungkapnya.

Ketua Harian DPD Partai Golkar Kalsel, Supian HK menyampaikan musda yang dilaksanakan harus dengan serius dan sebaik mungkin agar menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat kalsel.

Musda tersebut juga sebagai tempat bertukar pikiran dan pandangan antar pengurus untuk memperbaiki visi dan misi dalam membangun daerah, sebab Ia menilai organisasi Al-Hidayah adalah organisasi sosial kemasyrakatan yang mempunyai arah yang jelas membawa perempuan-perempuan Indonesia bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berahlakul karimah, cerdas, dan mandiri.

“Semoga kegiatan ini bisa eksis kembali dan sejatinya sebagai persiapan di pemilihan 2024 mendatang,”pungkasnya. (fin/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya