Jasad Holani Ditemukan 10 Km dari Lokasi Tenggelam

Martapura, KP – Usai pencarian kurang lebih dua hari oleh tim penyelamat gabungan, M Holani (47) alias Anang, seorang nelayan pencari ikan, warga Kampung Melayu Tengah RT 2, Kecamatan Martapura Timur yang diduga tenggelam Jumat (26/11) sore kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Minggu subuh (28/11) sekitar pukul 04.00 WITA.

Holani yang tenggelam Sungai Martapura, Desa Telok Selong RT 02, Kecamatan Martapura Barat, ditemukan di Desa Keliling Benteng Ulu RT 03 yang berjarak kurang lebih 10 Km dari posisinya tenggelam.

Kasi Humas Polres Banjar Iptu Suwarji mengungkapkan, sekitar pukul 04.00 WITA, dua warga Keliling Benteng Ulu yang juga berprofesi nelayan sungai, Mursidi (35) dan Ahmad (25) menggunakan Sabora (klotok kecil) mencari ikan (membanjur). Dalam perjalan pulang, tiba-tiba melihat mayat mengapung dengan posisi telungkup ditengah Sungai Martapura.

”Mursidi lalu memberitahu kepada Pembekal Keliling Benteng Ulu, lalu mereka menarik mayat tersebut ke pinggir sungai,” katanya.

Berita Lainnya
1 dari 2.020
loading...

Selanjutnya Pembakal menghubungi Kapolsek Martapura Barat yang langsung memerintahkan Kanit Samapta dan personil piket segera mendatangi lokasi penemuan sambil berkoordinasi dengan Tim Emergensi yang stand by di TKP tenggelamnya korban di Telok Selong.

”Kemudian bersama warga, mayat korban dievakuasi menggunakan ambulan emergensi PMI ke RSUD Ratu Zalecha Martapura guna dilakukan visum,” tandasnya.

Kepala UPT Damkar Banjar Gusti Yudhi menambahkan, setelah menerima informasi tenggelamnya Holani, Jumat (26/11) sore kemarin sekitar pukul 16.17 WITA, petugas langsung menuju ke lokasi dan melakukan penyisiran bersama anggota kepolisian, BPBD, Basarnas beserta relawan lain.

”Setelah 34 jam, korban akhirnya berhasil ditemukan warga Keliling Benteng Ulu,” katanya.

Holani sendiri yang saat terakhir menggunakan baju putih dan celana merah, dinyatakan hilang setelah seorang saksi mata kebetulan melihatnya sedang berada di atas perahu dan posisinya di tengah sungai. Dia diduga tenggelam ketika melempar jala dari jukungnya. (wan/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya