KB KP Harus Terus Digalakkan

Banjarmasin, KP – Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Norlatifah meminta, agar Pemko Banjarmasin terus menggalakkan Program Keluarga Berencana (KB).

Menurutnya, program nasional ini haruslah terus ditingkatkan karena tujuannya tidak hanya bertujuan menurunkan angka kelahiran, tapi juga dalam rangka mewujudkan demografi yang berkualitas.

Sebelumnya kepada {KP} Selasa (16/11/2021) ia mengemukakan, kekhawatirannya terhadap semakin tidak terkendalinya pertambahan jumlah penduduk, tidak terkecuali Kota Banjarmasin.

“Kendati Program KB menunjukkan perkembangan positif. Data ini terlihat selain bertambahnya persentase akseptor KB khususnya untuk pasangan usia subur yang mengalami kenaikan setiap tahunnya sekitar 84 persen,” ujarnya.

Dikemukakan, selain bertambahnya akseptor KB ia juga menilai Pemko Banjarmasin cukup berhasil dengan dilaksanakannya program pembentukan Kampung KB.

Norlatifah menyebut, berdasarkan data statistik, tahun 2021 ini jumlah penduduk Kota Banjarmasin di sekitar 800 ribu jiwa lebih dengan laju pertumbuhan pendudukan sekitar 4 sampai 5 persen setiap tahunnya.

Ditandaskannya, jika pertamtumbuhan pendidikan tidak mampu dikendalikan tentunya kedepan dikhawatirkan menjadi sebuah ancaman besar bagi Kota Banjarmasin.

Betapa tidak wakil rakyat yang akrab disapa Lala ini, karena selain berdampak dibutuhkannya ketersediaan tempat tinggal, tapi juga akan berdampak pada penataan kota dan masalah sosial lainnya.

Berita Lainnya
1 dari 3.937

Diakuinya , pemerintah sudah memberikan perhatian serius terhadap upaya pengendalian jumlah penduduk , sehingga menindaklanjuti program itu Pemko Banjarmasin perlu mengambil langkah-langkah strategis.

“Salah satunya adalah selain terus digalakkannya atau revitalisasi terhadap program KB dan antisipasi warga pendatang, tidak kalah penting adalah menekan pernikahan usia dini,” ujar ketua komisi dari Fraksi Partai Golkar ini.

Secara khusus menyikapi suksesnya pelaksanaan program KB Norlatifah berpendapat, tentunya menuntut partisipasi dan dukungan serta seluruh elemen masyarakat.

Ia menandaskan, dalam penanganan dan kesuksesan pelaksanaan program kependudukan dan KB bukanlah semata tanggung jawab pemerintah, tetapi seluruh elemen masyarakat.

Dijelaskan, sebagaimana tujuan utama program KB adalah untuk membantu keluarga termasuk individu, sehingga mengerti hak dan kewajibannya dalam kehidupan berkeluarga untuk mewujudkan taraf keluarga yang lebih baik dan sejahtera.

Ditegaskannya kembali, pertambahan penduduk yang tidak terkendali merupakan masalah besar yang harus ditangani. Karena bila terabaikan, ia dipastikan berdampak negatif terhadap berbagai program pembangunan suatu daerah .

Dari mulai lanjutnya, soal kemacetan, meningkatnya berbagai kebutuhan termasuk pangan, pendidikan, transportasi, lapangan pekerjaan, penyediaan tempat tinggal hingga berbagai dampak sosial lainnya, seperti meningkatnya aksi kejahatan dan berbagai tindakan kriminalitas lainnya.

Sebelumnya, terkait pembentukan Kampung KB, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBPM) Kota Banjarmasin hingga tahun 2021 ini telah berhasil membentuk 20 lebih Kampung KB. (nid/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya