“Gubernur Kalsel sangat mendukung adanya program ini, sedangkan dewan sedang memproses Perda Ekonomi Kreatif sebagai payung hukum untuk mendukung keberadaan UMKM,” kata Yani
BATULICIN, KP – Perkembangan di sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menegah (UMKM) di Kalsel geliatnya kian membaik. Tak heran, jika pemerintah daerah (pemda) memilih bisnis ini sebagai roda penggerak pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
Sebagai bentuk kepedulian, Komisi II DPRD Provinsi Kalsel melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tanah Bumbu, Jumat (10/12).
Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi mengatakan, agar sektor UMKM dapat berjalan secara optimal dan berkembang kedepannya, Pemprov dan DPRD masih memproses Peraturan Daerah (Perda) terkait usaha ini.
“Gubernur Kalsel sangat mendukung adanya program ini, sedangkan dewan sedang memproses Perda Ekonomi Kreatif sebagai payung hukum untuk mendukung keberadaan UMKM,” kata Yani Helmi.
Terlebih Komisi II juga telah melakukan diskusi dengan sejumlah bank untuk membantu kelangsungan bisnis yang dijalankan oleh pelaku UMKM di Kalimantan Selatan.
“Apalagi tadi kami sempat mendengar terkait pengemasan yang dibuat sebaik mungkin. Bahkan, perizinan produknya juga sudah mendapatkan sertifikat halal dari MUI dan BPOM tentu akan layak di konsumsi dan ini harus didukung penuh,” tambah politisi Partai Golkar.
Selain mampu bertahan dan menyiasati pemulihan perekonomian pasca wabah COVID-19. Bisnis ini, diakui Yani Helmi, juga dapat membuka peluang dan menciptakan lapangan perkerjaan yang baru.
“Apabila dari pusat, provinsi hingga kabupaten benar-benar mendukung dan terjalin kerjasama yang baik tentu ini akan maksimal pula untuk perkembangan UMKM yang di masing-masing daerah terutama di Tanah Bumbu dan Kotabaru,” ujar Paman Yani, panggilan akrab Yani Helmi.
Hal senada disampaikan anggota Komisi II DPRD Kalsel, Burhanudin, mengingat peran UMKM di Kalsel pasca pandemi justru diakuinya sangat potensial terhadap pemulihan perekonomian.
“Bahkan, di Tanah Bumbu usaha tersebut sudah mulai menggeliat secara positif,” kata Burhanuddin.
Namun, kalau kita liat secara perkembangan perjalanan UMKM sangat maju karena memang harapan dalam rangka untuk menyejahterakan masyarakat baik melalui dorongan dari pemerintah, baik pusat, provinsi bisa menekankan perhatiannya kepada warga yang memiliki usaha bergerak di bidang ini.
Secara persentase, mantan Ketua DPRD Tanbu ini menyebutkan, melalui hasil diskusi bersama instansi terkait bahwa UMKM di Tanah Bumbu sudah mulai menunjukkan pergerakan ke arah yang jauh lebih baik.
“Harapannya, pergerakan UMKM sangat diperlukan dalam rangka meningkatkan pemulihan pendapatan masyarakat yang dalam hal ini dukungan dari pemerintah daerah juga diperlukan,” tambah politisi Partai Golkar.
Sementara itu, Kepala Disnakertrans, Koperasi dan UM Tanah Bumbu, Abian Noor mengharapkan dukungan Komisi II DPRD Kalsel terkait langkah dan program yang dijalankan untuk mengembangkan UMKM di kabupaten tersebut.
“Salah satunya agar cara pengemasan yang sesuai standart bagi pelaku UMKM di Tanah Bumbu,” kata Avian Noor. (lyn/K-1)















