Bang Dhin Sosialisasi Gerakan Revolusi Hijau

Banjarmasin, KP – Wakil Ketua DPRD Kalsel, M Syaripuddin melakukan sosialisasi Perda Nomor 37 Tahun 2018 tentang Gerakan Revolusi Hijau, agar kualitas lingkungan hidup tetap terjaga.

“Adanya peraturan daerah Provinsi Kalsel nomor 37 tahun 2018 tentang gerakan revolusi hijau dimaksud dalam rangka untuk tercapainya kualitas lingkungan hidup,” kata Bang Dhin, panggilan akrab M Syaripuddin, Jumat (28/1).

Sosialisasi gerakan revolusi hijau dilakukan untuk mencapai kualitas lingkungan hidup tetap terjaga, mengingat Kalsel termasuk rawan banjir, seperti pada Januari tahun lalu.

Bang Dhin juga mengajak mahasiswa dan masyarakat di Desa Pulau Burung, Kecamatan Simpang Empat, Tanah Bumbu, mengubah perilaku untuk gemar menanam dan memelihara pohon secara mandiri dan berkelanjutan.

Untuk membumikan gerakan revolusi hijau, masyarakat harus mengetahui beberapa poin tentang Perda Revolusi Hijau yang lahir berdasarkan keresahan akan tutupan lahan di Kalsel mengalami pengurangan.

Berita Lainnya
1 dari 4.730
loading...

Dengan Perda ini diharapkan perusahaan, pemerintah dan masyarakat perlu meningkatkan kesadaran untuk meningkatkan lahan bervegetasi di Kalsel.

Disamping itu, dapat menurunkan tingkat lahan keritis, meningkatkan produksi lahan, meningkatkan indeks lingkungan hidup, meningkatkan pengembangan pasca panen kayu dan produksi ikutannya serta utamanya ialah mengurangi resiko terjadinya bencana alam di Kalsel.

“Dengan adanya payung hukum yang kuat, bisa jadi pedoman pelestarian lingkungan hidup yang berkelanjutan di Kalsel,” tambah politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.

Usai sosialisasi, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalsel ini bersama Bendahara DPD, Syafruddin H Maming serta Fraksi PDI Perjuangan Tanah Bumbu melakukan penanaman bibit pohon mangrove di tepian Pulau Burung.

Hal ini dilakukan sesuai dengan instruksi presiden Jokowi yang menegaskan bahwa pemerintah Indonesia sangat serius merestorasi hutan mangrove, merehabilitasi hutan mangrove, hutan gambut dan lahan-lahan kritis dalam rangka penanganan perubahan iklim. (lyn/K-7)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya