Ditolak Komisi Banding, Manajemen Persebaru Bakal Layangkan Somasi

Manajemen Persebaaru Banjarbaru, akan melayangkan somasi ke Komdis APSSI Kalsel yang memberi sanksi di ajang Piala soeratin U-17 Zona Kalsel.

Banjarbaru, KP – Komisi Banding Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) KalimantanSelatan, menolak upaya banding Persebaru Banjarbaru atas sanksi di ajang Piala Soeratin U-17 2021 Zona Kalsel.

“Kita sangat menyesalkan keputusan Komisi Banding yang justru memperkuat sanksi dari Komisi Disiplin. Langkah selanjutnya kita akan mengajukan somasi dan sudah menyiapkan kuasa hukum untuk melakukan upaya tersebut,” kata Ketua Umum Persebaru, Wartono.

Surat keputusan yang dikeluarkan oleh Komisi Banding Asprov PSSI Kalsel, per 15 Januari 2022, menyatakan bahwa Persebaru U-17 memang terbukti melanggar regulasi dengan memainkan pemain tidak sah. Komisi Banding memutuskan untuk tetap menguatkan keputusan Komisi Disiplin

Gagalnya upaya membatalkan hukuman melalui surat banding membuat Persebaru kini berencana melayangkan somasi terhadap Komisi Disiplin Asprov PSSI Kalsel.

Somasi menjadi bentuk protes atas sanksi yang diberikan Komisi Disiplin Asprov PSSI Kalse.

Berita Lainnya
1 dari 633
loading...

Wartono mengklaim timnya telah memenuhi mekanisme peraturan yang telah ditetapkan Asprov PSSI Kalsel untuk dapat ikut bertanding di laga suratin U-17.

“Komisi Disiplin malah tiba-tiba memberikan sanksi dan saat ini diperkuat oleh Komisi Banding. Seharusnya Asprov PSSI Kalsel tidak begitu saja memberikan sanksi kepada Persebaru untuk tidak melanjutkan pertandingan, karena semua pemain persebaru telah di sah kan oleh Asprov PSSI Kalsel sendiri melalui aplikasi sistem SIAP. Yang aturan/regulasi tersebut telah di buat oleh Asprov PSSI Kalsel sendiri. Sehingga semua pemain Persebaru sudah diverifikasi dan dinyatakan SAH sehingga persebaru dapat mengikuti pertandingan,” lanjutnya.

Wartono menegaskan bahwa pihaknya berencana menempuh upaya hukum. “Jika somasi tidak diindahkan, maka kami akan menempuh upaya hukum baik secara pidana, perdata atau administrasi. Sanksi ini telah merugikan kami secara materil maupun immateril,” tuntasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Komdis Asprov PSSI Kalsel menuding Persebaru telah memainkan pemain yang sudah berkompetisi di Piala Soeratin U-17 Asprov PSSI Jawa Barat memperkuat klub Bone Pro FC.

Hal ini setelah Komdis Asprov PSSI Kalsel menerima pelaporan dari tiga tim sekaligus yakni Kotabaru FC, Persetab Tabalong, dan Peseban Banjarmasin. Ketiganya merupakan tim yang telah menelan kekalahan saat melawan Persebaru dalam fase babak penyisihan grup beberapa hari yang lalu.

Pada babak awal penyisihan grup Piala Soeratin U-17 2021/2022 Zona Kalsel, tim Persebaru berhasil melibas semua lawannya dengan skor yang cukup fantastis. Menang 5-0 melawan Kotabaru FC, 6-0 melawan Persetab Tabalong dan 3-1 skor akhir kemenangan melawan Peseban Banjarmasin.

Hasil itu membuat Pesebaru dipastikan mengatongi tiket ke babak semi final. Sayangnya atas keputusan Komdis Asprov PSSI Kalsel terbaru ini, justru menghantar Kotabaru FC sebagai juara grup A diikuti Peseban sebagai runner up. (mns/piq/K-9)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya