Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Perangkat Daerah Jangan Mengejar Penyerapan Anggaran

×

Perangkat Daerah Jangan Mengejar Penyerapan Anggaran

Sebarkan artikel ini
15 Barut Rapat kerja
RAPAT KERJA - Bupati Barito Utara Nadalsyah membuka rapat kerja Pemerintahan dan Pembangunan Lingkup Pemerintah Kabupaten Barut, Rabu (19/1) di Gedung Balai Antang Muara Teweh. (KP/Asari)

Muara Teweh, KP – Seluruh Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut) agar tidak hanya mengejar capaian dalam penyerapan anggaran pada instansinya masing-masing.

Capaian penyerapan anggaran untuk realisasi APBD tahun 2021 Kabupaten/Kota se-Provinsi Kalimantan Tengah, Kabupaten Barito Utara menempati urutan 7 dari 13 Kabupaten di Kalimantan Tengah yakni mencapai 88,24 persen.

Kalimantan Post

Hal ini disampaikan Bupati Barito Utara, Nadalsyah usai mendengarkan laporan dari beberapa kepala perangkat daerah pada Rapat Kerja Pemerintahan dan Pembangunan Lingkup Pemerintah Kabupaten Barut, Rabu (19/1) di gedung Balai Antang Muara Teweh.

Lanjut dia, kepada dinas yang penyerapan anggarannya terendah, agar mentampaikan dan memberikan alasan-alasannya. “Buat surat ke Bupati atau Sekda, mengapa penyerapan anggaran terendah daripada dinas lainnya,” pintanya.

Dijelaskannya, penyerapan anggaran harus menyentuh pada harapan masyarakat. Lebih baik tidak terserap, daripada diserap tetapi tidak mencapai sasaran.

Kepada Dinas PUPR, Bupati mengucapkan terima kasih atas pembangunan Jembatan Pangulu Iban yang saat ini telah fungsional dan berdampak positif bagi masyarakat. “Ini memperpendek jarak tempuh menuju Kota Muara Teweh khususnya bagi masyarakat Jingah-Jambu,” ungkapnya.

Untuk pembangunan Jembatan Lemo, Bupati yang juga warga asli Lemo mengatakan bahwa pembangunan jembatan merupakan kebutuhan masyarakat luas.

“Saya meminta maaf kepada masyarakat Desa Lemo, terutama kepada warga yang mata pencahariannya terdampak,” katanya.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Lemo sangat bermanfaat bagi masyarakat luas nantinya. Kedepannya, dengan adanya jembatan dan jalan yang fungsional, jarak ke Ibukota Provinsi akan menjadi lebih pendek 100-an kilometer. (asa/K-10)

Baca Juga :  Meksiko, Swiss, Skotlandia dan AS memimpin
Iklan
Iklan