Martapura, KP – Dewan Pengurus Daerah Ikatan Penguji Kendaraan Bermotor Indonesia (DPD IPKBI) Kalsel melaksanakan monitoring di UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dinas Perhubungan Banjar, Rabu (05/08/2026).
Kegiatan ini dalam rangka memantau pelaksanaan pelayanan pengujian kendaraan bermotor, kesiapan peralatan pengujian serta SDM penguji kendaraan bermotor.
Hadir Ketua DPD IPKBI Kalsel Untung Teguh beserta dua orang anggota. Sedang dari Dishub Kepala UPTD PKB Muhammad Kasyaf bersama perwakilan penguji kendaraan bermotor Dodik Eko Krisdianto.
Monitoring sendiri meliputi proses pelayanan, kesiapan sarana dan prasarana, kondisi serta fungsi alat uji yang digunakan guna mendukung pelaksanaan pengujian kendaraan bermotor.
Selain sarana dan prasarana, aspek kompetensi SDM penguji kendaraan bermotor juga menjadi salah satu hal yang menjadi perhatian. Penguji dituntut memiliki kompetensi dan pemahaman teknis memadai, agar mampu melaksanakan pemeriksaan kendaraan secara tepat, akurat, profesional dan sesuai ketentuan berlaku.
Dalam monitoring tersebut, turut dibahas kesiapan menghadapi perkembangan kendaraan listrik yang saat ini mulai berkembang dan kedepannya menjadi bagian kendaraan yang perlu mendapatkan pelayanan pengujian.
Kepala UPTD PKB Dishub Muhammad Kasyaf mengatakan, perkembangan teknologi kendaraan menjadi perhatian penting pihaknya. UPTD PKB perlu mempersiapkan diri agar dapat memberikan pelayanan pengujian yang mampu mengikuti perkembangan teknologi kendaraan.
“Dengan semakin berkembangnya kendaraan listrik, tentunya kita harus mulai mempersiapkan sarana dan prasarana serta meningkatkan kompetensi SDM penguji,” tandasnya.
Menurutnya, penguji harus memiliki pengetahuan dan kemampuan yang sesuai perkembangan teknologi kendaraan, sehingga nantinya pelayanan pengujian tetap berjalan optimal dan memenuhi standar keselamatan.
Ketua DPD IPKBI Kalsel Untung Teguh menyampaikan, perkembangan kendaraan listrik tentu membutuhkan kesiapan berbagai aspek, baik sarana dan prasarana maupun kompetensi penguji.
“Karena itu, perlu dilakukan persiapan dan peningkatan kapasitas secara bertahap agar pengujian kendaraan bermotor dapat mengikuti perkembangan teknologi,” ungkapnya. (Wan/K-5)















