Perbakin Didanai Sejak 2019, KONI HSS Tuntut Klarifikasi Husaini

Kandangan, KP – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) meminta akun pemilik media sosial Facebook bernama Muhammad Husaini, memberikan klarifikasi dan permohonan maaf atas pernyataan tidak benar yang menimbulkan kegaduhan terkait Perbakin.

Akun tersebut diduga milik mantan Ketum Pengcab Perbakin HSS sebelumnya, yang telah mengundurkan diri yakni Muhammad Husaini.

Tulisan tersebut diunggah di media sosial Facebook pada 30 Januari 2022. Isinya berbunyi “Seandainya pemerintah buka hati sedikit saja, anak-anak senang banget”, dan “anak-anak calon atlet Perbakin HSS tetap semangat berlatih. Walau tidak ada dukungan dari KONI HSS/Pemerintah Daerah”.

Menanggapi itu, KONI HSS melayangkan surat bernomor 018/KONI-HSS/I/2022 tertanggal 31 Januari 2022, yang ditujukan kepada atas nama Muhammad Husaini. Surat ditandatangani Plt Ketua Umum (Ketum) KONI HSS M Sadyi Masun.

Ketum KONI HSS M Sadyi Masun menegaskan, Pemerintah Daerah melalui KONI HSS telah memberikan bantuan kepada Perbakin sejak tahun 2019 sampai 2021, dengan total Rp 190.420.000.

Ketua Umum KONI HSS M Sadyi Masun.

“Pernyataan saudara (Muhammad Husaini) melalui media sosial tersebut adalah tidak benar dan tidak berdasar. Sehingga dapat menimbulkan persepsi yang tidak baik bagi pemerintah daerah dan KONI,” tuturnya, dalam surat tersebut.

Berita Lainnya
1 dari 1.471
loading...

Maka dari itu, KONI HSS meminta klarifikasi dan permohonan maaf kepada Pemerintah Daerah dan KONI HSS, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Pihaknya memberi waktu selambat-lambatnya 3×24 jam.

“Apabila dalam waktu tersebut klarifikasi dan permohonan maaf tidak saudara laksanakan, maka akan kami lanjutkan pada proses hukum sesuai ketentuan peraturan perundangan yang berlaku,” tegasnya.

Tulisan yang dipersoalkan saat ini tidak terlihat secara publik, kemungkinan telah dihapus atau diatur untuk keterlihatan tertentu. Sementara, belum ada tanggapan dari pemilik akun tersebut.

Kegaduhan tersebut, diduga merupakan buntut dari kisruh dualisme di tubuh Perbakin HSS, yang berakhir pada pembekuan status keanggotaan dari KONI HSS.

Kendati adanya pembekuan Perbakin, KONI HSS memberikan kebijakan agar para atlet bisa tetap berlatih maksimal.

Bahkan, hingga saat ini atlet menembak HSS resmi masih berlatih tiap Minggu pagi di Stadion 2 Desember Kandangan. Latihan atlet merupakan dalam program Pelatkab Porprov XI, yang dibiayai sepenuhnya oleh KONI HSS.

Ketua Antaluddin Bastari Shooting Club, Rasyid selaku klub menembak resmi HSS mengaku sangat mendukung upaya yang dilakukan KONI dan Pemkab HSS sejauh ini untuk kemajuan atlet.

“Kami sangat mendukung demi berjalannya olahraga menembak di HSS yang bisa membina, mengayomi atlet yang sudah terdaftar sebagai atlet terseleksi pada Puskablat,” pungkasnya. (tor)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya