Kandangan, KP – Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) Achmad Fikry membuka acara Temu Teknis Penyuluh Pertanian Tingkat Kabupaten, Senin (14/3/2022) pagi di Gedung Pramuka, Jalan Mawar Kandangan.
Acara dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas para penyuluh pertanian, agar dapat memberikan pelayan kepada petani dalam pengembangan usaha tani.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten HSS Muhammad Noor menerangkan, peserta temu teknis adalah seluruh penyuluh pertanian di Kabupaten HSS berjumlah 92 orang, baik yang ASN maupun yang P3K.
Narasumber kegiatan adalah para pejabat administrator pada Dinas Pertanian HSS, dan dari BPJS Ketenagakerjaan HSS dengan materi terkait asuransi tenaga kerja petani.
Bupati HSS Achmad Fikry mengatakan, penyuluh pertanian berperan penting dalam mendampingi petani melaksanakan usaha pertanian. Namun tambahnya, sekarang penyuluh itu dihadapkan dengan berbagai tantangan, di mana dengan mudahnya petani mencari informasi seputar pertanian dari internet.
“Penyuluh harus juga mengikuti perkembangan atau dinamika yang berkembang, jangan ketinggalan, tingkat kompetensi salah satunya dengan temu teknis ini,” pesannya.
Bupati menyinggung tentang isu nasional, pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.
“Tentu di IKN orang perlu pangan juga, namun persoalannya apakah kita bisa menyesuaikan dengan selera orang di sana. Ini yang harus kita siapkan, jangan sampai kita hanya jadi penonton saja, kita harus update perkembangan agar produksi kita laku di IKN nantinya,” ucapnya menekankan.
Kabupaten HSS sangat berpotensi mengisi IKN Nusantara, dengan menyesuaikan produksi selera makan. “Tanyakan beras apa yang mereka butuhkan, sehingga nanti kita bisa menyesuaikan produksi pertanian untuk berkontribusi bagi kebutuhan di IKN,” imbaunya.
Selain itu, sebentar lagi toko medern hadir di HSS yang sudah ada kesepakatan siap menampung hasil dari UMKM, sesuai standar yang ditentukan.
Perizinan investasi saat ini langsung dikeluarkan pusat, namun Pemkab HSS memastikan tenaga kerjanya asli dari daerah, dan produk-produk UMKM HSS bisa ditampung. (tor/K-6)















