Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Ekonomi

Chair Women20 Presidensi Indonesia
Banyak Potensi Kalsel Perlu Digali dan Dikembangkan

×

Chair Women20 Presidensi Indonesia<br>Banyak Potensi Kalsel Perlu Digali dan Dikembangkan

Sebarkan artikel ini
7 4klm 1
UMKM Expo - Sebanyak 15 pelaku UMKM dihadirkan untuk memeriahkan kegiatan W20, mulai 23 - 25 Maret 2022, melalui UMKM Expo yang digelar di salah satu hotel di Banjarmasin. (KP/Opiq)

Produk UMKM yang ditampilkan berhubungan dengan produk kerajinan, serta olahan makanan dan minuman yang khas, sehingga dapat menjadi oleh-oleh bagi peserta W20.

BANJARMASIN, KP – Presidensi W20 merupakan gerakan yang dibentuk pada tahun 2015, didasari oleh kesadaran para pemimpin negara anggota G20 akan pentingnya partisipasi perempuan dalam pembangunan ekonomi global.

Kalimantan Post

Begitupun pelaksanaan G20 di Indonesia pada tahun ini, W20 dilaksanakan di empat daerah, salah satunya di Kalimantan Selatan (Kalsel). Kegiatan yang melibatkan UMKM di banua ini digelar mulai 23 – 25 Maret 2022.

Sebanyak 15 pelaku UMKM dihadirkan untuk memeriahkan W20 melalui UMKM Expo yang dilaksanakan di salah satu hotel di Banjarmasin.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifai mengapresiasi Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor yang hadir langsung membuka UMKM Expo W20, Rabu (23/3).

“Kita sangat bersyukur dan mengapresiasi, Gubernur bersama istri membuka UMKM Expo W20 dan sempat berbelanja berbagai produk UMKM yang ada,” ujar Rifai.

Kata dia, pelaku UMKM yang terlibat pada Expo W20 kali ini telah mengikuti seleksi yang dilakukan oleh Dinas Koperasi.

Seleksi dilakukan agar UMKM yang terlibat sesuai dengan tema W20 itu sendiri.

Di mana, kriteria seleksi tersebut selain mengutamakan kualitas UMKM, juga keterlibatan perempuan. Bahkan, penyandang disabilitas termasuk menjadi penilaian utama.

Produk UMKM yang ditampilkan berhubungan dengan produk kerajinan, serta olahan makanan dan minuman yang khas, sehingga dapat menjadi oleh-oleh bagi peserta W20.

Sementara, Chair Women20 Presidensi Indonesia, Hadriani Uli Silalahi, menilai banyak potensi di Kalsel yang bisa digali untuk terus dikembangkan.

“Seperti kita lihat, banyak UMKM yang menampilkan hasil produk dan kerajinan mereka, mulai dari kain sasirangan, tas purun kreasi, hingga olahan produk makanan,” ujarnya kepada awak media.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Turun

Menurutnya, tentu saja hasil tersebut merupakan salah satu penggerak ekonomi di Kalimantan Selatan.

“Mari bersama-sama kita mendorong dan berkomitmen untuk mengangkat ekonomi secara keseluruhan, termasuk di Kalsel. Kami juga ingin memperkenalkan hasil dan produk UMKM di sini kepada para delegasi yang datang,” ucapnya.

Ajang ini juga upaya untuk mengenalkan hasil olahan UMKM di banua agar lebih dikenal lebih luas.

Dalam kegiatan ini, juga ada seminar yang dilaksanakan secara hybrid, melalui online (daring) dan offline. Jumlah peserta yang hadir dibatasi hanya 150 orang terdiri dari delegasi luar.

Sedangkan melalui daring akan dihadiri 700-800 orang yang terdiri dari berbagai negara dan daerah di Indonesia.

Selama di Kalsel, para delegasi akan diajak untuk melihat habitat Bekantan di Pulau Bakut. Selanjutnya Susur Sungai Barito dan Martapura menggunakan perahu.

Kemudian, mereka juga akan disuguhi pertunjukan atau atraksi sekitar 200 Acil atau pedagang Pasar Terapung yang melakukan berbagai formasi bentuk di Sungai Martapura Banjarmasin serta pertunjukan kesenian lainnya. Selanjutnya, delegasi dan undangan akan diajak mengunjungi pelaku UMKM Sasirangan, kain khas Kalsel. (opq/K-1)

Iklan
Iklan