Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Beda Data Vaksinasi Lansia, Banjarmasin Berstatus Level 3 di Kalsel

×

Beda Data Vaksinasi Lansia, Banjarmasin Berstatus Level 3 di Kalsel

Sebarkan artikel ini
Hal 10 3 KLm Vaksin 2
SADAR VAKSIN- Inilah warga Banjarmasin sedang menjalani vaksinasi Covid-19. (KP/Zakiri)

Banjarmasin, KP – Meskipun angka kasus Covid-19 sudah jauh mengalami penurunan yakni hanya menyisakan 6 kasus aktif, namun ternyata Banjarmasin masih belum juga terlepas dari status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Pasalnya saat ini kota dengan julukan Kota Seribu Sungai ini masih berstatus PPKM Level 3, yang ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada 11 April yang lalu.

Kalimantan Post

Di dalam Inmendagri nomor 21 terkait perpanjangan PPKM luar pulau Jawa Bali itu, status PPKM Level 3 Banjarmasin berlaku mulai hari ini Selasa (12/4) hingga 25 April 2022.

Hal tersebut menjadikan Kota Banjarmasin sebagai satu-satunya wilayah yang berstatus PPKM Level 3.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin, Machli Riyadi pun memperkirakan Banjarmasin belum terlepas dari status PPKM Level 3 karena capaian vaksinasi lansia.

“Kemungkinan karena capaian vaksinasi lansia dianggap belum mencapai 60 persen,” ungkapnya belum lama tafi pada awal media.

Machli pun menerangkan perbedaan data terkait dengan sasaran vaksinasi lansia antara data dari Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) dengan data riil di Banjarmasin.

“Kalau di KPC PEN jumlah sasarannya sekitar 46 ribu, sementara berdasarkan data riil sebanyak 36.212 orang saja. Artinya jika berdasarkan data riil, maka Banjarmasin sudah mencapai 69 persen untuk lansia nya,” jelasnya.

Machli pun menegaskan bahwa data riil yang dimaksud berdasarkan data yang dikumpulkan oleh seluruh lurah di Banjarmasin.

“Jadi datanya tidak sinkron, dan ini bisa saja karena ada lansia yang sudah berpindah domisili tapi tidak melapor ke Dukcapil. Makanya kadang saat dicari orang atau lansianya tidak ketemu juga,” jelasnya.

Terkait dengan tidak sinkronnya data sasaran ini pula, Machli menerangkan bahwa pihaknya pun mencoba meluruskannya.

Baca Juga :  Wali Kota Dorong Kepemimpinan Muda Lintas Iman yang Visioner dan Inklusif

Bahkan Senin (11/4) yang lalu, Machli mengaku sudah mendatangi Dirjen Dukcapil di Kemendagri. Dan dirinya tidak sendirian, melainkan bersama PLT Kepala Dukcapil Banjarmasin, Madyan.

“Kemarin kita sudah ke Kemendagri untuk meluruskan datanya bersama pak Madyan,” ujar Machli yang mengaku sudah dalam perjalanan kembali menuju Banjarmasin.

Selain berupaya meluruskan alias menyinkronkan data sasaran vaksinasi lansia, Machli menambahkan berbagai upaya juga akan terus dilakukan.

“Kita tetap menggencarkan vaksinasi. Selain di puskesmas, juga kita buka beberapa gerai vaksinasi,” pungkasnya. (Kin/K-3)

Iklan
Iklan