Rantau, KP – Upaya meningkatkan kapasitas dan disiplin Aparatur Sipil Negara dalam menjalankan program pembangunan pemerintah, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tapin, menggelar Assesment (pemetaan kompentensi) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Kamis (30/3) Bertempat di Aloft Hotel Jakarta Wahid Hasyim.
Bupati Tapin HM Arifin Arpan langsung membuka Assesment (Pemetaan Kompetensi) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.
Turut hadir Sekretaris Daerah Tapin Sufiansyah Kepala BKPSDM H Syaiful Bahri Noor dan Para Tim Penguji.
Bupati Tapin dalam arahannya menyampaikan, tujuan diadakannya Asisement (pemetaan kompetensi) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama adalah untuk mengetahui bagaimana potensi dan kompetensi yang dimiliki oleh para pejabat kita, sehingga dapat menjadi salah satu bahan pimpinan daerah dalam melakukan rotasi atau mutasi.
“Kalau kita evaluasi sudah tidak berkompeten maka akan kita lakukan rotasi dengan yang lebih berkompeten,” jelasnya.
Diakui Bupati, kegiatan ini telah rutin setiap tahun digelar oleh BKPSDM hal ini, untuk mengukur tingkat kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan tugas jabatannya.
Berdasarkan ketentuan Undang Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manejemen Pegawai Negeri Sipil, JPT Pratama hanya dapat diduduki paling lama lima (5) tahun.
“JPT yang telah diduduki selama lima (5) tahun dapat diperpanjang berdasarkan pencapaian kinerja, kesesuaian kompetensi dan berdasarkan kebutuhan instansi melalui evaluasi kinerja dan uji kompetensi,” katanya.
Semua yang menilai hal tersebut nantinya adalah asesor apakah pejabat di Tapin masi
masih memiliki kemampuan untuk jabatan yang dia emban atau tidak.
“Hasil evaluasi itu kita serahkan kepada lembaga independen untuk mengetahui secara terukur dan objektif, dalam rangka melihat apa saja yang sudah dilakukan dan harus dilakukan sesuai dengan tugas dan kewenanganya masing-masing,” pungkasnya.
Sementara Kepala BKPSDM H Syaiful Bahri Noor melaporkan, pejabat yang mengikuti asesmen (pemetaan kompetesi) jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama dikuti sebanyak 32 ASN penjabat lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapin.
“Asesemen berlangsung selama dua hari sejak hari Kamis 30 dan Jumat 31 Maret 2023 bertempat di Aloft Hotel Jakarta Wahid Hasyim,” ujarnya.
Pemetaan Kompetensi ini dilakukan untuk mengetahui bahwa pejabat mampu tidak menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dalam memegang jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama. Sehingga nantinya sebagai
bahan pimpinan daerah untuk merotasi untuk sebuah jabatan yang pas.
Selanjutanya para pejabat yang telah selesai mengikuti proses uji kompetensi ini, pihaknya akan mendapatkan hasilnya dari seluruh JPT Pratama yang masing-masing mempunyai nilai tersendiri berdasarkan skill-nya.
“Dari berbagai barometer penilaian yang dilakukan LAN itu nanti akan diakumulasi secara menyeluruh,” ujarnya.
Hal itu untuk mendapatkan ASN yang bersih dan berwibawa serta mampu menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dalam memegang jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama. (abd/rel/K-6)















