Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

Dispora Kalsel Fasilitasi Kesulitan Latihan Atlet Biliar Selama Bulan Puasa

×

Dispora Kalsel Fasilitasi Kesulitan Latihan Atlet Biliar Selama Bulan Puasa

Sebarkan artikel ini
13 2klm hermansyah jpg
HERMANSYAH : dan Kabid Pembudayaan Budiono. (Kp/nafarin fauzy)

Dispora Kalsel akan memfasilitasi kesulitan latihan atlet billiard yang akan menghadapi Pra PON, karena dilarangnya rumah billiard beroperasi di bulan ramadhan.

Banjarmasin, KP – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan, memfasilitasi kesulitan latihan atlet biliar yang akan menghadapi babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2023. Terutama selama bulan Ramadhan yang terkait dengan peraturan daerah (Perda) Kota Banjarmasin, yang melarang tempat hiburan termasuk rumah billiard, untuk beroperasi selama bulan puasa Ramadhan.

Kalimantan Post

“Atlet biliar kita ada yang tidak bisa latihan karena terkait Perda Ramadhan. Dimana semua rumah biliar di Banjarmasin ditutup selama bulan puasa,” sebut Kadispora Kalsel H Hermansyah, kemarin.

Permasalahan ini, lanjut Hermansyah yang didampingi Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora, Budiono, sudah menjadi pemikiran pemerintah daerah Kalimantan Selatan. “Kita akan meyiapkan minimal satu rumah biliar yangg memang kegunaannya untuk atlet. Secepatnya akan melakukan komunikasi dengan pemerintah Kota Banjarmasin, agar bisa dapat depensasi terkait kelangsungan latihan atlet yang akan menghadapi Pra PON,” tuturnya.

Dari pertemuan ini nantinya, lanjutnya, akan dibicarakan bagaimana despensasi yang diberikan. “Kalau memang tidak bisa karena terkait Perda, kita akan siapkan rumah biliar yang dikelolah oleh Pemrpov Kalsel yang tidak ada tempat hiburannya, murni untuk latihan,” bebernya.

Solusi lain, ditambahkannya, menyewa meja biliar yang akan ditempatkan di GOR Hasanudin HM Banjarmasin. “Semua atlet cabang olahraga harus terus latihan selama bulan puasa. Apalagi, biliar merupakan cabang andalan yang menyumbangkan medali emas pada PON XX Papua,” jelasnya.

Dengan terus latihan, semua cabang olahraga diharapkan bisa meloloskan atlet sebanyak-banyaknya pada PON 2024 di Aceh-Medan. “Fokus cabang olahraga tahun ini adalah menghadapi babak kualifikasi PON yang sudah di depan mata,” pungkas Hermansyah.

Baca Juga :  Maarten Paes Lakukan Tiga Penyelematan, Ajax Bantai Heracles 3-0

TC ke Negara tetangga

Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pengprov POBSI) Kalsel, H Musthohir Arifin bertekad untuk terus memantapkan pengajuan program Training Center (TC) ke Manila, Filipina.

Pria yang akrab disapa H Imus ini memiliki alasan kuat para atlet biliar Kalsel yang bakal berlaga ke PON XX 2020 Papua, harus mendapatkan pengalaman latih tanding yang berkualitas. Ini sebagai pertimbangan kuat agar target meraih emas di Papua bisa diwujudkan.

Menurut H Imus, pengajuan TC ke Manila bukanlah perkara yang menyulitkan Dispora) Kalsel selaku pemegang anggaran pembinaan atlet Kalsel menuju PON Papua.

“Dengan kata lain, sebenarnya tidak ada alasan bagi Dispora Kalsel untuk tidak mendukung program TC atlet biliar ke Manila ini. Apalagi, Manila merupakan barometer olahraga biliar di Asia,” sebut H Imus.

Ditambahkan H Imus, dari segi operasional, biaya TC ke Manila diperkirakan tak akan menguras anggaran.

“Yang jelas, jarak ke Manila sangat dekat, karena masih di kawasan Asia Tenggara. Otomatis biaya penerbangan ke sana juga tak akan besar. Yang tak kalah penting, jaringan kami dengan otoritas biliar di Filipina sudah terjalin dengan baik, sehingga mereka bakal welcome dengan pebiliar Kalsel,” tambahnya.

Yang tak kalah penting, program TC ke Manila ini juga memberikan manfaat yang lebih besar bagi Kalsel.

“Ketimbang mendatangkan pelatih nasional, maka lebih baik pebiliar Kalsel saja yang langsung ke Manila. Selain dilatih dengan baik ala pebiliar Filipina, di sana juga ada banyak kompetisi lokal yang menuntut keahlian bertanding. Saya pastikan pebiliar Kalsel akan bersinar kalau TC di Manila,” pungkasnya. (nets/nfr/k-9)

Iklan
Iklan