Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
BanjarmasinTRI BANJAR

Sekda Sesalkan Kejadian Begarakan Sahur Makan Korban

×

Sekda Sesalkan Kejadian Begarakan Sahur Makan Korban

Sebarkan artikel ini
Hal 9 1 KLm Iksan Budiman
H Ikhsan Budiman

Banjarmasin, KP – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman menyesalkan kegiatan Begarakam Sahur memakan korban di Kawasan Banua Anyar pada hari minggu (09/04/2023) dinihari lalu.

Menurutnya niat baik untuk membangunkan orang untuk bersahur, justru mendapatkan teguran akibat waktu istirahat yang terganggu.

Kalimantan Post

Seperti aksi pengeroyokan 5 orang pemuda hingga mengakibatkan korban mengalami luka serius terkena sabetan senjata tajam, yang dipicu tidak terima ditegur saat melakukan kegiatan Begarakan Sahur.

Kegiatan Begarakan Sahur diminta untuk memperhatikan waktu dan lokasi.

Untuk waktu Begarakan Sahur agar dimulai terlalu cepat, seperti pada jam 1 atau 2 dinihari, saat waktu ini, warga lagi benar-benar membutuhkan waktu beristirahat setelah melakukan aktivitas seharian.

Untuk suara Begarakan Sahur sepatutmya dengan suara sewajarnya, bisa menggunakan peralatan tradisional seperti kentongan atau dauh serta menghindari penggunaan pengeras suara.

Selain itu, diperhatikan untuk tidak membuat bising atau gaduh. Volume pengeras suara yang nyaring disebutnya membuat orang terkejut dan cepat emosi.

Menurut Sekda, kegiatan Begarakan Sahur harus menghormati warga yang sedang beristirahat dan menghargai warga yang menginginkan suasana tenang.

Hal ini bakal membuat warga merasa senang dan terbantu dengan kegiatan Begarakan Sahur dan bukan sebaliknya malah orang merasa terganggu hingga menimbulkan insiden berdarah seperti terjadi di kawasan Banua Anyar.

Selain itu, kegiatan Begarakan Sahur harus dilakukan pada wilayah sekitar dan tidak terlalu jauh.

Hal ini untuk mencegah bentrokan, karena Kegiatan Begarakan Sahur pada satu kampung atau wilayah saling berbeda tingkat penerimaan masyarakat.

Sementara untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta mencegah kejadian yang sama terulang, Pemko Banjarmasin telah berkoordinasi dengan Polresta Banjarmasin.

Komunikasi intensif dilakukan antara pengawas keamanan seperti Lurah dan Bhabinkamtibmas, agar menjamin tradisi Begarakan Sahur dilakukan secara secara wajar dan tidak menganggu warga. (Mar/K-3)

Baca Juga :  PKK Banjarmasin Didorong Lebih Aktif Layani Kebutuhan Keluarga
Iklan
Iklan