Martapura, KP – Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Banjar merupakan bidang yang menangani masalah pascabencana. Salah satu permasalahan yang timbul setelah bencana adalah masalah perekonomian.
BPBD melalui Bidang RR ini kemudian melakukan pembinaan pendamping ekonomi pascabencana bekerja sama dengan BNPB dan juga Universitas Lambung Mangkurat (ULM), bertempat di Desa Sungai Batang, Kecamatan Martapura Barat, Rabu (24/5) kemarin.
Dihadiri langsung perwakilan BNPB, Direktur Pemulihan dan Peningkatan Sosial ekonomi dan Sumber Daya Alam, kegiatan tersebut bertujuan untuk penyerahan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan monitoring dan evaluasi kegiatan Pembinaan Pendampingan Ekonomi Pasca Bencana di wilayah Kalsel.
NIB yang diserahkan ke dua kelompok, yakni Kelompok Sari Bangun dan Sepakat. Usaha yang dibina adalah peternakan ayam.
Kabid RR Azhar Alamsyah mengatakan, melalui kegiatan pendampingan ekonomi berbasis masyarakat di wilayah Pasca Bencana ini, pihaknya berharap dapat segera menstimulasi pemulihan aktivitas perekonomian masyarakat yang terganggu akibat bencana, sehingga dapat memulihkan dan memperoleh sumber pendapatan dan meningkatkan kesejahteraannya.
“Guna menjamin keberlanjutan program, sekaligus keterlibatan berbagai stakeholder terkait agar dapat mengoptimalkan pemulihan dan pertumbuhan ekonomi di daerah setelah bencana secara berkelanjutan, maka diperlukan kegiatan pembinaan pendampingan ekonomi tersebut,” pungkasnya. (Wan/K-3)















