Iklan
Iklan
Iklan
HEADLINE

Anggota DPR RI, Politikus Gerindra Kelahiran Banjarmasin Desmond Junaidi Mahesa Tutup Usia

×

Anggota DPR RI, Politikus Gerindra Kelahiran Banjarmasin Desmond Junaidi Mahesa Tutup Usia

Sebarkan artikel ini
Desmond J Mahesa. (kalimantanpost.com/instagram Desmon Mahesa)

BANJARMASIN, kalimantanpost.com – Desmond Junaidi Mahesa, SH. MH politikus Partai Gerindra dikabarkan meninggal dunia Sabtu (24/6/2023) di Rumah Sakit Mayapada Jakarta, subuh jam 4 pagi.

Desmond dikabarkan dirawat di rumah sakit karena menderita penyakit jantung dan ginjal.

Informasi meninggalnya Desmond meninggal dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Pangeran Khairul Saleh anggota DPR RI asal Kalsel. “Innalilahi wainna lilahi rojiun, semoga almarhum husnul khotimah. Beliau seorang politikus ulung dan meniti karir dari bawah, orangnya tegas dan berani,” kata Pangeran Khairul Saleh.

Desmond yang lahir di Kota Banjarmasin 12 Desember 1965 saat ini posisinya sebagai Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), Desmond J Mahesa

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Provinsi Banten

Inilah profil Desmond Mahesa, Wakil Ketua Komisi III DPR RI (2019-2024). Desmond Mahesa merupakan politisi Partai Gerindra yang saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra Bidang Kaderisasi. Ia juga merupakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerindra di Banten.

Desmond Junaidi Mahesa, SH. MH. lahir pada 12 Desember 1965 di Banjarmasin (58 tahun), Kalimantan Selatan. Ayahnya bernama Muchtar, seorang petani dan buruh kasar. Ibunya bernama Sa’diah, pedagang telur di pasar Batuah, Kota Banjarmasin. Desmond Mahesa menghabiskan masa kecilnya di Banjarmasin.

Selama menempuh pendidikan hingga S2, ia bekerja keras untuk membiayai hidup dan studinya. Setelah lulus kuliah S1, Desmond Mahesa bekerja di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Nusantara, Bandung pada tahun 1996.

Pada tahun 1998, ia pindah ke Jakarta sebagai Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Nusantara.

Selain aktif di LBHN, Desmond Junaidi Mahesa juga aktif di Presidium Nasional Walhi pada tahun 1995-1996.

Baca Juga:  Bank Indonesia dan Pemko Banjarmasin KerjasamaKendalikan Inflasi

Desmond Mahesa mulai terjun ke dunia politik sejak menjadi aktivis pro demokrasi pada 1997-1998 di era Orde Baru.

Ia menjadi salah satu korban penculikan para aktivis yang dilakukan oleh pemerintah, dikutip dari Fraksi Gerindra. Sejak itu, namanya mulai dikenal publik sebagai aktivis dan mahasiswa yang berjuang menegakkan keadilan dan demokrasi pada masa Orde Baru.

Kini, Desmond Mahesa menjadi politisi dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Desmond Mahesa saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI periode 2019-2024. Ia mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) Banten II yang mengantongi 103.837 suara pada Pemilu Legislatif 2019.

Desmond Mahesa menjabat menjadi anggota DPR RI selama tiga periode, yaitu 2009-2014, 2014-2019, dan 2019-2024. Pada pemilu legislatif 2014, ia meraih 61.275 suara dari Daerah Pemilihan (Dapil) Banten II.

Sebelumnya, ia mewakili Dapil Kalimantan Timur pada pemilu legislatif tahun 2009, dengan total 13.439 suara.

Selain aktivis, Desmon juga dikenal penulis yang cukup kritis dan tulisan menghiasi media nasional dan lokal cukup tajam mengeritik pemerintah.

Salah satu tulisannya berjudul “Pesan Terselubung Dibalik Upaya Percepatan Reformasi Hukum”.

Di tulisan itu, Desmon menyebut reformasi di bidang hukum masih berjalan terhuyung-huyung sehingga reformasi hukum masuk kategori sebagai agenda reformasi yang paling sial realisasinya.

Adanya adigium hukum tumpul ke atas tajam ke bawah atau hukum yang lembek ke kawan tapi ganas ke lawan menjadi salah salah satu indikatornya, tulisnya. (Mau/KPO-3)

Iklan
Iklan