Banjarbaru, KP – Proyek pekerjaan pembangunan siring Pondok Pesantren Darussalam Martapura, yang digarap sejak 2022 lalu kini mencapai 43 persen. Ditargetkan akhir 2023 pekerjaan mencapai 100 persen.
Proses pengerjaan sudah dilaksanakan pemancangan siring beton (pile slab) dan juga pemancangan tiang pancang. Pengerjaan penguatan siring Pondok Pesantren Darussalam ini memiliki panjang 100 meter dengan lebar 6 meter.
“Saat ini progresnya sudah mencapai 43 persen dan kita terus berupaya menggenjot pembangunan siring Darussalam Martapura ini,” kata Kepala Dinas PUPR Kalsel, Ahmad Solhan melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air, Yulianti Erlynah.
Menurutnya, proyek dinilai sangat penting sebagai upaya menahan terjadinya longsor dan banjir ketika debit air Sungai Martapura naik.
Untuk itu ia berharap progres dari proyek ini dapat selesai sesuai rencana yakni pada akhir tahun 2023.
“Mudah-mudahan akhir tahun 2023 dapat selesai, karena proyek ini merupakan upaya Pemprov Kalsel untuk penanganan banjir dan longsor,” bebernya.
Sebelumnya pada 2022, Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor meletakkan batu pertama, pembangunan penguatan tebing sungai Martapura di kawasan Ponpes Darussalam Martapura, Minggu (11/6).
Gubernur yang akrab disapa Paman Birin, mengaku bangga bisa membantu Ponpes Darussalam Martapura.
Ponpes Darussalam sebut Paman Birin, dengan usia yang lebih dari 1 abad, memiliki sejarah yang panjang, serta banyak berkontribusi bagi pembangunan di Kalsel.
“Ulun bersyukur, hati ini ulun tergerak untuk membantu Ponpes Darussalam Martapura,” sebut Paman Birin.
Ia menyampaikan juga, pembangunan siring ini dibangun dengan menggunakan uang rakyat.
Maindset Pemprov Kalsel adalah dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.
“Ponpes Darussalam ini bagian dari rakyat dan punya sejarah tersendiri. Insyaallah, dimulai selamat, selasai sampai selamat,” katanya.
Sementara itu, Pimpinan Ponpes Darussalam Martapura, KH Hasanuddin Badruddin, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor yang berinisiatif sekaligus dapat menyetujui pembangunan penguat tebing.
“Alhamdulillah, dilaksanakannya pembangunan ini berkat peran Paman Birin,” katanya.
Guru Hasanuddin berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk doa masyarakat agar pembangunan dapat berjalan dengan baik dan lancar. (mns/K-2)















