Momen Haru, Ibu Gantikan Wisuda Anaknya yang Meninggal

Banjarmasin, KalimantanPost.com – Momen mengharukan terjadi di proses Wisuda Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary (Uniska MAB) di Gedung Sultan Suriansyah, Rabu (13/12).

Seorang ibu tampak mendekap erat sebuah bingkai foto didadanya.

Tatapannya tak lepas ke arah panggung saat para wisudawan satu persatu menaiki anak tangga hingga proses Samir (Pemindahan tali toga kesebelah kanan) dan menerima Ijazah oleh Rektor atau Dekan Fakultas.

Sesekali dirinya menunduk dan kembali menghadapkan pandangannya ke depan.

Hj Noordinah seorang ibu dari almarhumah Firdayanti, seorang mahasiswa program studi Magester Manajement Uniska yang telah meninggal dunia.
“Saya menggantikan almarhumah dalam tugas proses akhir,” katanya.

Noordinan mengungkapkan dengan semangatnya semasa hidup.

“Alhamdulillah Faridayanti dapat menyelesaikan studi S2 pada perguruan tinggi swasta terbesar di Kalsel tersebut.

Ia anak pertama selain menyelesaikan S2. Bekerja sambil mengurus anaknya yang duduk di kelas 3 Sekolah Menengah Akhir (SMA),” ungkapnya.

Farida, panggilan akrab dikenal oleh ibunya adalah anak yang rajin dan giat dan ingin terus belajar hingga bisa meningkatkan ilmunya.

“Kepergian Farida pada 28 Oktober, baru 40 hari,” sebut Noordiah.

Dalam momen tersebut Noordinah merupakan satu dari empat yang mewakili wisudawan dan wisudawati dari total 3.526 wisudawan.

Keempat wisudawan dan wisudawati itu bernama Firdayanti Prodi Magister Manajemen, Umar Mahrie dan Marko dari Prodi Teknik Informatika serta Evi Prianti
mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah.

Berita Lainnya

Gunung Gamalama Alami 14 Kali Gempa Vulkanik

1 dari 3,073

Dalam sambutannya Rektor Uniska Prof. Ir. Abdul Malik mengharapkan para lulusan Uniska bisa mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama menimba ilmu diperguruan tinggi.

“Kami berharap yang belum bekerja segera mendapatkan pekerjaan dan yang sudah semoga kariernya semakin baik.

Selain itu lulusan tahun ini menjadi lulusan tahan banting menghadapi dunia kerja.

Sebab, mereka sudah dibekali dengan ilmu sesuai bidangnya.

Karena bagaimanapun keberhasilan alumni menjadi kebanggaan juga bagi kami,” ucapnya.

Ia juga menginginkan agar para alumni bisa sukses dan terpenting tetap berbakti kepada bangsa dan negara khususnya banua.

Sementara itu, Ketua Yayasan UNISKA MAB, Drs Budiman Mustafa mengatakan terus mengupayakan dan menyiapkan sarana dan prasarana yang ada di Uniska.

“Mudah-mudahan dari rektorat juga semakin meningkatkan pelayanan terhadap mahasiswa dan alhamdulillah guru besar maupun lulusan S3 semakin tahun
bertambah,” katanya.

Saat ini, pihaknya tengah menyiapkan sapras olahraga di Uniska Kabupaten Batola dengan anggaran Rp1,5 miliar yang merupakan bantuan dari Pemprov Kalsel.

“Urukan itu dikerjakan di Uniska Handil Bakti Kabupaten Batola, yang semula rawa,” jelasnya.

Ketua Pembina yayasan Rahmi Hayati mengharapkan selain bersaing lulusan juga dapat menciptakan dunia kerja.

“Para lulusan selain menciptakan lapangan pekerjaan yang nantinya menampung tenaga kerja untuk bisa membantu kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
(fin/K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya