Berkas Satria Gunawan Memasuki Tahap II, Terkait Pencucian Uang Gembong Narkoba Freddy Pratama

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com Tersangka Satria Gunawan yang terlibat dalam perkara pencucian uang dari tersangka Lian Silas dengan digaan kuat uang berasal dari gembong narkotika Freddy Pratama kini memasuki tahap II, yakni dari penyidikan ke jaksa penuntut umum.

Hal ini dikemukakan Kepala Kejaksaan Negeri Banjarmasin Indah Laila kepada awak media dengan didamping penyidik dari phak Kejaksaan Agung maupun Mabes Polri di kantor Kejaksaan Banjarmasin, Selasa (6/2/2024)

Dengan adanya proses tahap II ini, berarti, ibu Laila, berkasnya dinyatakan P 21 alias lengkap dan pelimpahannya akan dilakukan dalam waktu dekat ini ke Pengadilan Negeri Banjarmasin.

“Memang dalam perkara Tindak Pidana Pencucian Uang yang di tuduhkan kepada tersangka, dilakukan oleh aparat dari pusat, tetapi karena saksinya terbesar berada di Banjarmasin, sidangnya akan dilangsung di Banjarmasin,’’ ujar Laila.

Berdasarkan hasil penyelidikan oleh penyidik Mabes Polri, tersangka yang berkasnya di limpahkan ke Kejaksaan Negeri Banjarmasin, uang kiriman yang diterima tersangka Satria Gunawan alias Babah ini, berasal dari gembong narkoba Freddy Pratama melalui kaki tangannya, yang ssebelum sudah tertangkap yakni dari diantaranya, LS, TW, AS, YH,

Berita Lainnya
1 dari 3,430

YA menggunakan rekening transfer ataupun dengan secara tunai, dimana tersangka menggunakan rekening pribadinya dan
menggunakan rekening anak-anak tersangka yang dikuasai atau atas perintah tersangka, untuk mendapatkan uang pengiriman dan
dipergunakan untuk modal usaha jual beli tanah yang dilakukan sejak tahun 2016 sampai dengan sekarang.

Diantara barang bukti yang diterima tahap II ini, antara lain tiga buku Tabungan Bank Panin, serta beberapa uku Tabungan Bank BCA, satu buah Kartu ATM Bank Panin, satu buah kartu ATM Bank BCA, enam bundel rekening Koran Bank Mandiri dan enam Bundel Rekening Koran Bank Panin.

Selain itu menurut Laila jumlah aset yang disita dari tersangka mencapai Rp55 miliar.

Kepada tersangka ini, di patok pasal 3,4,5 dan 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana pencucian dan Atau Pasal 137 huruf a, Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo. Pasal 55 (1) ke 1 KUHPidana.(hid/KPO-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya