Pembangunan Rumdin Walikota Tunggu Audit BPK RI

Alasan penghentian ini akibat menunggu selesainya audit dari BPK RI.

BANJARMASIN, KP – Proyek pembangunan rumah dinas Walikota Banjarmasin di Jalan Jenderal Sudirman dekat Tugu Nol Kilometer terlihat sepi.

Pagar seng berwarna biru dan sebuah bangunan berwarna putih di dalam lokasi terkunci rapat

Berdasarkan keterangan warga, sejak awal bulan Januari sudah tidak ada aktivitas proyek atau pekerja untuk melanjutkan proyek rumah dinas.

Kepala Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang), Suri Sudarmadiyah mengatakan pekerjaan pembangunan rumah dinas sengaja dihentikan sementara.

Alasan penghentian ini akibat menunggu selesainya audit dari BPK RI.

Suri Sudarmadiyah menambahkan pengerjaan kembali dilanjutkan kalau audit dari BPK RI selesai.

Berita Lainnya
1 dari 8,195

Menurutnya Audit BPK RI ini sebagai dampak dari refocusing anggaran, yang mana sebelymnya telah melalui review dari Inspektorat.

Mengenai kelanjutan pembangunan rumah dinas melalui lelang ulang, Suri Sudarmadiyah menjawab bakal melihat aturan yang berada di atasnya.

“Review di Inspektorat, Audit di BPK RI, ini berjalan secara simultan, kalau sudah selesai baru kita melanjutkan ke tahap pengadaan” kata Suri Sudarmadiyah.

“Nanti kita lihat dulu aturan di atasnya, kita lihat dulu, kami belum bisa menyampaikan seperti apa lagi” tambah Suri Sudarmadiyah.

Sebelumnya, pembangunan rumah dinas Walikota Banjarmasin, terbagi dalam 2 tahap.

Tahap pertama berupa penimbunan dan pembangunan pondasi bangunan menelan anggaran sebesar 5 milyar rupiah dan sudah dinyatakan selesai 100 persen.

Selanjutnya, Tahap kedua berupa pembangunan rumah dinas 2 lantai dengan Adat Banjar Laki Bubungan Tinggi, pendopo dan bangunan lainnya dengan anggaran 15 milyar rupiah.

PUPR Kota Banjarmasin menargetkan pembangunan rumah dinas Walikota Banjarmasin selesai dalam tempo 8 bulan. (mar/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya