Banjarmasin, KP – Korem 101/Antasari mengikuti apel gelar Pasukan Jajaran TNI secara serentak melalui Vicon dengan Panglima TNI.
Ini dalam rangka mengecek kesiapan TNI pada Pengamanan Pemilu Tahun 2024 di Lapangan Upacara Makorem 101/Antasari Jalan Jend Sudirman Kota Banjarmasin, Kamis (1/2).
Apel diikuti 2.039 Prajurit terdiri dari 394 Prajurit Korem 101/Antasari, Kodim 1007/Banjarmasin, Yonif 621/Manuntung, Yonif 623/BWU, Balak Aju Kodam VI/Mulawarman Wilayah Banjarmasin, Denzipur 8/GM, Lanal Banjarmasin serta Lanud Sjamsudin Noor.
Dan 1.645 Prajurit yang digelar secara tersebar di seluruh Kodim se-Kalimantan Selatan.
Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ari Aryanto, memimpin kegiatan dan semua bertujuan untuk melihat kesiapan Prajurit serta alat perlengkapan yang akan digunakan untuk pengamanan Pemilu yang akan datang.
Kesempatan tersebut dimanfaatkan Danrem 101/Antasari untuk memberikan pesan kepada seluruh Prajurit.
“Lakukanlah tugas pokok dan perintah sesuai dengan prosedur yang ada demi menciptakan Pemilu yang damai di Wilayah Kalimantan Selatan,” tegas Danrem.
Turut dihadiri Kasrem 101/Antasari, para Kasi Korem 101/Antasari, Danlanal Banjarmasin, Danlanud Syamsudin Noor, Dandim 1007/Banjarmasin, para Dan/Ka Balak Aju Kodam VI/Mulawarman Wilayah Banjarmasin, Danyonif 621/Manuntung, serta Dandenzipur 8/GM.
Sementara Kodam VI/Mulawarman juga hal sama.
Pangdam VI/Mulawarman Mayor Jenderal TNI Tri Budi Utomo selaku Inspektur apel dengan Komandan Apel Komandan Batalyon Kavaleri 13/LSW, Letkol Kav Gunantyo, digelar di Lapangan Markas Kodam VI/Mlw.
Pangdam telah menyiapkan prajurit TNI untuk di perbantukan ke Polri dalam rangka Pengamanan Pemilu sejumlah 6.000 mulai dari tingkat Kodam, Korem, sampai dengan tingkat Kodim.
Serta prajurit TNI AL dan TNI AU yang ada di wilayah Garnizun Kodam VI/Mulawarman dan telah menyusun SOP tentang perbantuan TNI kepada Polri untuk penanganan unjuk rasa dan kemungkinan bentrok antar pendukung Paslon, dalam bentuk pelatihan PHH dan menyiagakan setidaknya 1 SST PHH di setiap Kodim jajaran Kodam VI/Mlw.
“Kodam VI/Mlw siap mengamankan kegiatan Pemilu Serentak tahun 2024 di seluruh wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan hingga berjalan dengan aman, tertib, lancar dan kondusif,” katanya.
Namun terdapat beberapa hal yang harus diantisipasi pada pelaksanaan Pemilu Tahun 2024 diantaranya kemungkinan terjadinya Money Politic seperti yang pernah terjadi pada Tahun 2019 di wilayah Samarinda (Samarinda Utara dan Sungai Pinang).
Adanya kemungkinan terjadi penggelembungan suara seperti yang diperkirakan terjadi berdasarkan analisa kejadian di tahun politik sebelumnya di wilayah Balikpapan (Kelurahan Sepinggan Kecamatan Balikpapan Selatan).
Ditambahkannya lagi, adanya kemungkinan keterlambatan logistik diperkirakan terjadi akibat kondisi medan yang sulit dan Birokrasi distribusi Logistik yang cukup rumit dari KPU (di wilayah Berau dan Kubar), serta kemungkinan terjadinya perusakan objek vital karena ketidakpuasan pendukung Caleg maupun Paslon di wilayah lain.
Selain mempersiapkan Personel TNI, Kodam VI/Mlw jg telah menyiapkan Alutsista untuk membantu pengamanan serta pendistribusian logistik.
Pangdam uga berharap agar kerjasama antar stake holder, instansi pemerintah dan swasta, para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan para parpol yang berkontestasi serta seluruh masyarakat tetap terjalin dengan baik guna mewujudkan Pemilu Serentak Tahun 2024 yang aman dan damai. (*/K-2)















