Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
AdvertorialBanjarmasinTRI BANJAR

Walikota Banjarmasin Lepas Santri Pengajar Pesantren Kilat Ramadhan

×

Walikota Banjarmasin Lepas Santri Pengajar Pesantren Kilat Ramadhan

Sebarkan artikel ini
Hal 9 3 Klm Kontrak 2
PERESMIAN - Walikota Banjarmasin melepas ratusan santri untuk mengajar di Pesantren Kilat Ramadhan 1445 H. (KP/Mardianto)

Banjarmasin, KP – Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina melepas ratusan santri Al Falah Banjarbaru untuk mengajar di Pesantren Kilat Ramadhan 1445 Hijriah.

Acara pelepasan ini dilakukan di Menara Pandang Jalan Piere Tendean, Rabu pagi (13/03/2024).

Kalimantan Post

Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan kegiatan ini menjadi yang ke -7 kalinya dilakukan oleh Perhimpunan Remaja Santri Al Falah Banjarmasin (Pres AF BMAS) sejak awal periode menjadi Walikota Banjarmasin.

Santri Al Falah yang berasal dari Kota Banjarmasin ini bakal disebar ke 24 buah sekolah dasar yang ada di Kota Banjarmasin.

Dirinya berharap kegiatan yang dilakukan oleh santri asal Kota Banjarmasin terus berlangsung demi mengisi waktu siswa sekolah dasar yang libur sepanjang bulan Ramadhan.

“Saya harapkan ini terus berlangsung, walaupun sekolah di Al Falah Banjarbaru, mereka ini warga Banjarmasin yang mau mengabdi mengajar di sini, mereka ini adalah aset bagi Kota Banjarmasin” kata Ibnu Sina.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Nuryadi mengatakan para santri Al Falah ini ditempatkan di 24 buah sekolah dasar.

Penempatan ini karena jumlah santri yang terbatas karena untuk 1 sekolah dasar membutuhkan sebanyak 8 hingga 10 orang santri.

Salah satu pengajar Pesantren Kilat Ramadhan, Naila mengaku senang dapat mendapatkan kesempatan untuk mengajar.

Siswi kelas 1 Tingkat Madrasah Aliyah ini mengatakan tahun 2024 ini menjadi tahun kedua, dirinya mendapatkan kesempatan untuk mengajar selama 3 hari dalam Pesantren Kilat Ramadhan.

Untuk materi selama mengajar, dirinya bakal menyesuaikan dengan materi yang ada di sekolah, namun bila tidak ada, dirinya bersama rekan lainnya menyiapkan materi pengajaran Pesantren Kilat Ramadhan.

Karena biasanya mengajar untuk siswa sekolah dasar biasanya mengajarkan materi-materi dasar seperti puasa, sholat hingga wudhu.

Baca Juga :  PMI Banjarmasin Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Siapkan Logistik hingga Oksigen Portabel

Menurutnya program mengajar selama Pesantren Kilat Ramadhan membuat belajar bersosialisasi karena selama di pondok mereka sangat jarang bertemu atau bersosialisasi dengan orang luar. (mar/K-3)

Iklan
Iklan