Iklan
Iklan
Iklan
Banjarmasin

Pentingnya Peran dan Dukungan Orang Tua terhadap Anak Disabilitas

×

Pentingnya Peran dan Dukungan Orang Tua terhadap Anak Disabilitas

Sebarkan artikel ini
Sri Ayatina saat memaparkan materi di hadapan para orang tua.

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Banyak dukungan kepada anak pada umumnya dalam memotivasi atau meningkatkan kemampuan mereka. Namun sedikit berbeda pada anak anak Disabilitas atau anak yang mengalami Tunarungu.

Hal tersebut disampaikan oleh Dosen Pengajar di Fakultas Ilmu Pendidikan dan Keguruan (FKIP) Bimbingan Konseling (BK) Universitas Islam kalimantan (Uniska) MAB, Sri Ayatina Hayati, M.Pd saat menggelar Diskusi dan Interaksi dengan orang tua anak penyandang Tunarungu di Rumah Disabilitas Borneo dikawasan Jalan Batu Besar, Kec. Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Kalsel. Sabtu (27/4/2024).

“Diantara peran yang terpenting adalah orang tua yang memberikan dukungan kepada anak mereka untuk dapat membantu meningkatkan motivasi,” katanya.

Peran orang tua memberikan pujian sangatlah penting, dorongan, dan perhatian positif, sehingga dapat membantu anak merasa percaya diri dan termotivasi untuk mencapai kesuksesan atau keinginan sang anak, hingga pembentukan karakter atau kebiasaan.

“Orang tua hendaknya memiliki konsep atau ketentuan dalam mendidik anaknya yang meliputi pendidikan moral atau karakter, pendidikan ilmu pengetahuan, pendidikan ilmu agama, bersikap adil terhadap anak, serta memberikan perhatian dan kasih sayang kepada anak,” ujarnya.

Sri, juga mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat, dimana didukung oleh pihak Kampus Uniska. Untuk itu ia ingin pengabdian tersebut dapat membantu masyarakat terlebih para orangtua yang memiliki kendala pada anak mereka.

“Komunikasi adalah peran penting antara anak dan orang tua,” ucapnya.

Sementara, Imam salah satu orang tua dari anaknya yang mengalami disabilitas mengatakan, bahwa mis-komunikasi sering terjadi saat berkomunikasi dengan sang anak. Akan tetapi dengan kesabaran akhirnya bisa teratasi.

Dirinya juga menyampaikan keinginan sang anak untuk bisa bekerja baik di salah satu Instansi Pemerintah maupun karyawan swasta pada umumnya, namun itu sedikit terhambat. Disamping minimnya informasi terkait anak anak Disabilitas tersebut.

Baca Juga:  PT PAM Berjibaku Perbaiki Pipa Bocor Pramuka

“Saya berharap pemerintah atau pihak lainnya membuka peluang sebesar besarnya bagi anak anak kami yang memiliki kurang terhadap pendengaran,” pungkasnya.

Dalam acara tersebut berlangsung selama dua hari dari tanggal 26 April hingga 27 April 2024 yang di ikuti sebanyak 12 wakil anak. (Fin/KPO-1)

Iklan
Iklan