Iklan
Iklan
Iklan
HEADLINE

TPPU Kasus Investasi Bodong Penikmat Uang dari Tersangka Dipastikan Terseret

×

TPPU Kasus Investasi Bodong Penikmat Uang dari Tersangka Dipastikan Terseret

Sebarkan artikel ini

Banjarmasin, KP Penyidik Dit Reskrimum Polda Kalsel memastikan TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) akan menyusul, setelah tindak pidana pokoknya dinyatakan lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Ini dari kasus investasi bodong berkedok jual-beli bahan bakar minyak (BBM) solar dan tambang .

“TPPU butuh proses yang panjang, karena diketahui tindak pidana ini terjadi dari tahun 2019 sampai tahun 2023,” kata Direktur Dit Reskrimum Polda Kalsel, Kombes Pol Erick Frendriz.

“TPPU tentunya akan terkait dengan pelaku-pelaku lain yang menikmati hasil-hasil kejahatan dari F,” tambahnya pada wartawan, Kamis (25/4).

Ia berjanji akan menuntaskan kasus tersebut, tidak hanya berhenti di predikat crime atau pidana pokoknya saja.

“Kasus ini belum tuntas, untuk menuntasakannya nanti adalah pencucian uangnya,” imbuhnya.

Terkait adanya laporan lain dalam perkara ini, Erick tidak menampik.

Baru-baru tadi pihaknya menerima dua laporan baru dari dua pelapor berbeda, “Laporan tersebut akan kita proses,” jelasnya.

Kasus investasi bodong ini terjadi sejak 2019 lalu.

Pelaku menjanjikan keuntungan 5 persen setiap bulannya kepada korban. Berjalan 4 tahun keuntungan terus diberikan.

Namun sejak Januari 2024, terlapor sudah tidak bisa membagi keuntungan, sehingga pada Sabtu 9 Maret 2024, para korban menggeruduk rumah terlapor dan viral di media sosial.

Sebelumnya penyidik telah menyita beberapa aset milik tersangka F, tak lain oknum Bhayangkari ini, diantaranya truk angkutan BBM nomor polisi DA 8596 JI dan DA 8538 BY terparkir besama beberapa kendaraan roda empat lainnya. (K-2)

Iklan
Baca Juga:  Masyarakat Banua Harus Lestarikan Beladiri Tradisional Kuntau
Iklan