Iklan
Iklan
Iklan
BanjarmasinTRI BANJAR

28 Tahun Otda Dinilai Belum Mencapai Tujuan

×

28 Tahun Otda Dinilai Belum Mencapai Tujuan

Sebarkan artikel ini
HM Faisal Hariyadi

Banjarmasin, KP – Pelaksanaan otonomi daerah dinilai berjalan belum maksimal baik dalam dari sisi menjalan pemerintah maupun dampak signifikan dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat

Menurut Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarmasin HM Faisal Hariyadi mengatakan, meski pasca reformasi memberikan dampak positif bagi kemajuan daerah, namun masih banyak permasalahan yang belum terpecahkan dengan baik.

” Seperti rendahnya serapan anggaran dalam melaksanakan program pembangunan serta masih lemahnya birokrasi termasuk dalam hal memberikan pelayanan publik,” katanya Kepada {KP} Sabtu (4/5/2024).

Faisal Hariyadi menjelaskan, sesuai Undang-Undang Nomor : 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah yang beberapa kali direvisi terakhir dengan terbitnya Undang-Undang Nomor : 23 tahun 2014 mengamanatkan, bahwa penyelenggaraan pemerintahan daerah pada hakikatnya diarahkan untuk mempercepat peningkatan pembangunan dan terwujudnya kesejahteraan masyarakat dengan memperhatikan prinsip demokrasi dan pemerataan.

Faisal Hariyadi mengatakan, otonomi daerah adalah penyerahan sejumlah kewenangan yang diberikan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah untuk mengatur dan mengurus urusan rumahnya tangganya sendiri.

Menurutnya dalam melaksanakan amanat itu terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, setidaknya ada empat strategi dasar yang harus dilaksanakan oleh pemerintah daerah.

Pertama ujarnya, menyempurnakan dan mengevaluasi kembali perlindungan sosial yang selama ini dilaksanakan, kedua peningkatan akses masyarakat miskin terhadap pelayanan dasar.

Ketiga lanjutnya melaksanakan pembangunan masyarakat secara terpadu dan keempat perlunya menyiapkan perencanaan atau instrumen pembangunan yang inklusif.

Lebih jauh ia menandaskan, suksesnya pelaksanaan otonomi daerah salah satunya juga dipengaruhi oleh peran kepala daerah, terutama dalam membuat terobosan serta kebijakan untuk mempercepat kemajuan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Faisal Hariyadi menandaskan, tidak kalah penting dalam melaksanakan otonomi daerah adalah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar ketersediaan anggaran dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan tidak bergantung pada pemerintah pusat.

Baca Juga:  Sambut Hari Kebangkitan Nasional, PAC PDIP Banbar Dukung Pecahkan Rekor MURI Senam Sicita

Selain kepala daerah lanjutnya. juga dituntut peranan serta partisipasi kalangan pengusaha karena dana dari pemerintah baik melalui APBN maupun APBD masih sangat terbatas.

Terkait peran pengusaha ini Faisal Hariyadi meminta agar Pemko Banjarmasin mampu menarik sebanyak-banyaknya minat pengusaha untuk menanamkan investasinya di kota ini.

Hari otonomi daerah (Otda) diperingati setiap tanggal 25 April. Pada peringatan ke 28 tahun 2024 ini dengan tema “ Pentingnya Keberlanjutan Dalam Pengelolaan Otonomi Daerah Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan Sehat”. (nid/K-3)

Iklan
Iklan