Iklan
Iklan
Iklan
BanjarmasinTRI BANJAR

Dewan Berharap Tidak Ada Lagi Warga Banjarmasin Tinggal di Rutilahu

×

Dewan Berharap Tidak Ada Lagi Warga Banjarmasin Tinggal di Rutilahu

Sebarkan artikel ini
Dewan Berharap Tidak Ada Lagi Warga Banjarmasin Tinggal di Rutilahu Banjarmasin,KP - Anggota DPRD Kota Banjarmasin, Muhammad Isnaini mengapresiasi program rehabilitasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang dilaksanakan Pemko Banjarmasin. “ Sebab melalui program ini diharapkan tidak ada lagi warga miskin yang tinggal atau menempati rumah tidak layak huni (rutilahu),” kata Isnaini kepada {KP} Minggu (12/5/2024). Dikatakan rutilahu adalah rumah tinggal yang tidak memenuhi syarat kesehatan, keamanan dan sosial.Ia mengatakan, program perbaikan rutilahu dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kota Banjarmasin menyasar puluhan rumah warga tidak layak huni pada lima kecamatan di Kota Banjarmasin. “Umumnya rumah warga yang diperbaiki dari usulan yang disampaikan DPRD kota ke pemerintah kota sesuai aspirasi masyarakat yang ditampung saat anggota dewan kunjungan ke lapangan atau melaksanakan reses,” ujar anggota dewan yang duduk di komisi III ini. Anggota dewan senior dari Fraksi Partai Gerindra ini menilai, masih adanya warga yang tinggal di rumah tidak layak huni menandakan masih banyak masyarakat yang hidup belum sejahtera. Ditandaskan menyadari fakta demikian, maka sangat wajar jika pihak dewan memberikan apresiasi kepada Pemko untuk melanjutkan program perbaikan rumah tidak layak huni. Isnaini mengungkapkan DPRD Kota Banjarmasin melalui Badan Anggaran tahun 2024 ini telah menyetujui anggaran yang diajukan Dinas Sosial untuk melanjutkan program rutilahu. Menurutnya pada saat pembahasan RAPBD 2024 awalnya Dinas Sosialn meminta persetujuan anggaran sebesar Rp 6 miliar,namun karena di refocusing disetujui Rp 3 miliar.Sementara Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin Dolly Syahbana menyebutkan, pada tahun 2024 ini menargetkan perbaikan 100 unit rutilahu. Dari jumlah itu ungkapnya, masih menyisakan sekitar 225 rutilahu yang menunggu antrian dari sebanyak 335 usulan yang masuk dan dimintakan perbaikan. Dolly memaparkan, tahun 2024 ini bantuan rutilahu diberikan Rp 30 juta atau naik dibanding tahun 2023 lalu yang hanya Rp 25 juta untuk satu unit perbaikan rutilahu. Lebih jauh dikemukakan bantuan perbaikan rutilahu baru bisa diberikan dengan syarat diantaranya rumah haruslah berada di tanah milik sendiri dan tidak berada berada di jalur hijau atau tepian sungai. (nid/K-3)

Banjarmasin,KP – Anggota DPRD Kota Banjarmasin, Muhammad Isnaini mengapresiasi program rehabilitasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang dilaksanakan Pemko Banjarmasin.

“ Sebab melalui program ini diharapkan tidak ada lagi warga miskin yang tinggal atau menempati rumah tidak layak huni (rutilahu),” kata Isnaini kepada {KP} Minggu (12/5/2024).

Dikatakan rutilahu adalah rumah tinggal yang tidak memenuhi syarat kesehatan, keamanan dan sosial.Ia mengatakan, program perbaikan rutilahu dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kota Banjarmasin menyasar puluhan rumah warga tidak layak huni pada lima kecamatan di Kota Banjarmasin.

“Umumnya rumah warga yang diperbaiki dari usulan yang disampaikan DPRD kota ke pemerintah kota sesuai aspirasi masyarakat yang ditampung saat anggota dewan kunjungan ke lapangan atau melaksanakan reses,” ujar anggota dewan yang duduk di komisi III ini.

Anggota dewan senior dari Fraksi Partai Gerindra ini menilai, masih adanya warga yang tinggal di rumah tidak layak huni menandakan masih banyak masyarakat yang hidup belum sejahtera.

Ditandaskan menyadari fakta demikian, maka sangat wajar jika pihak dewan memberikan apresiasi kepada Pemko untuk melanjutkan program perbaikan rumah tidak layak huni.

Isnaini mengungkapkan DPRD Kota Banjarmasin melalui Badan Anggaran tahun 2024 ini telah menyetujui anggaran yang diajukan Dinas Sosial untuk melanjutkan program rutilahu.

Menurutnya pada saat pembahasan RAPBD 2024 awalnya Dinas Sosialn meminta persetujuan anggaran sebesar Rp 6 miliar,namun karena di refocusing disetujui Rp 3 miliar.Sementara Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin Dolly Syahbana menyebutkan, pada tahun 2024 ini menargetkan perbaikan 100 unit rutilahu.

Dari jumlah itu ungkapnya, masih menyisakan sekitar 225 rutilahu yang menunggu antrian dari sebanyak 335 usulan yang masuk dan dimintakan perbaikan.

Dolly memaparkan, tahun 2024 ini bantuan rutilahu diberikan Rp 30 juta atau naik dibanding tahun 2023 lalu yang hanya Rp 25 juta untuk satu unit perbaikan rutilahu.

Baca Juga:  Tapai Baras Gambut Laris Manis Diserbu Pengunjung

Lebih jauh dikemukakan bantuan perbaikan rutilahu baru bisa diberikan dengan syarat diantaranya rumah haruslah berada di tanah milik sendiri dan tidak berada berada di jalur hijau atau tepian sungai. (nid/K-3)

Iklan
Iklan