Iklan
Iklan
Iklan
HUKUM & PERISTIWA

Sopir Truk Tewas Ditusuk Pelaku Mengaku Khilaf karena Sering Ditantangi

×

Sopir Truk Tewas Ditusuk Pelaku Mengaku Khilaf karena Sering Ditantangi

Sebarkan artikel ini
PERLIHATKAN BARANG BUKTI - Kapolsekta Banjarmasin Barat Kompol Aris Munandar SH didampingi Kanit Reskrim Ipda Mazun Koso memperlihatkan barang bukti pisau yang digunakan tersangka AM menusuk sopir truk berinisial AG hingga tewas. (v)

Tersangka AM mengatakan, korban AG sempat mengajaknya berkelahi dan bertemu di jalan lingkar selatan Gubernur Soebarjo, namun sesampainya di tempat itu korban malah tidak datang.

BANJARMASIN, KP – Khilaf dan menyesal. Pengakuan itu keluar dari mulut pemuda berinisial AM (21) pelaku penusukan sopir truk berinisial AG hingga tewas.

“Sudah kada katahanan lagi, ditantanginya tarus (sudah tidak tahan lagi, selalu ditantang dia),” katanya saat dihadirkan Kapolsekta Banjarmasin Barat Kompol Aris Munandar SH didampingi Kanit Reskrim Ipda Mazun Koso dalam press release, Senin (13/5).

Pemuda yang masih membujang ini mengaku tidak dapat lagi menahan emosi karena korban sudah menyinggung hal pribadinya.

“Saya dengan korban sudah lama kenal dan sering bersinggungan. Saat itu saya khilaf karena sudah tidak dapat lagi menahan emosi,” ujarnya.

Tersangka AM mengatakan, korban AG sempat mengajaknya berkelahi dan bertemu di jalan lingkar selatan Gubernur Soebarjo, namun sesampainya di tempat itu korban malah tidak datang.

Merasa dibohongi, tersangka AM kembali mendatangi korban ke Jalan Belitung Darat Ujung, Sabtu (11/5) petang sekitar pukul 18.00 WITA, sambil membawa pisau yang diambilnya di rumah kos.

Di tempat inilah tersangka dan korban berkelahi dan bergumul hingga akhirnya korban ditusuk berkali-kali dan mengalami luka parah.

“Saya tidak ingat lagi kenapa pisau sampai pengkor (bengkok),” akunya.

Korban sendiri mengalami luka tusuk di bagian kepala belakang, dada kanan, perut sebelah kiri dan di lengan sebelah kiri.

Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Suaka Insan Banjarmasin, namun meninggal dunia di dalam perjalanan.

AM sendiri meminta maaf kepada keluarga korban karena telah menusuk dan membuat warga Jalan Trans Kalimantan, Handil Bakti Kecamatan Alala,k Kabupaten Batola ini meninggal dunia.

Baca Juga:  2 Pelaku Pembobolan Toko Emas Ratna Didor

Kapolsekta Banjarmasin Barat, Kompol Aris Munandar SH didampingi Kanit Reskrim, Ipda Mazun Koso membenarkan telah mengamankan tersangka bersama barang bukti.,

“Untuk sementara tersangka kita kenakan Pasal 338 jo 340 KUHP,” jelasnya.

Kapolsek mengatakan, aksi penusukan terjadi di Jalan Belitung Darat Ujung RT 30 Banjarmasin Barat, Sabtu (11/5) petang sekitar pukul 18.00 WITA.

Sebelumnya, korban bersama temannya melintas di Jalan Pelambuan dan tak lama kemudian tersangka melintas dengan menggunakan mobil tangki EBR dan menyalip korban bersama temannya. Korban sendiri akhirnya berhenti di Jalan Belitung Darat Ujung.

Tersangka kemudian balik arah ke arah Belitung Darat Ujung dan memarkir mobil tangki, kemudian turun dari mobil dan langsung mendatangi korban kemudian menusuknya dengan menggunakan sajam. Usai menusuk korban, tersangka melarikan diri ke rumah orangtuanya di Kandangan.

Sementara itu, anggota gabungan terdiri dari Anggota Buru Sergap (Buser) Polsekta Banjarmasin Barat, di-back up Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banjarmasin, Satreskrim Polres Hulu Sungai Selatan, Direktorat Reskrim Umum Polda Kalsel langsung mengejar tersangka ke tempat pelariannya usai mendapat keterangan dari para saksi.

Petugas gabungan akhirnya berhasil meringkus AM dan membawanya ke Mapolsekta Banjarmasin Barat.(fik/K-4)

Iklan
Iklan