Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Banjarmasin

Dewan Minta Waspadai Alih Fungsi Lahan Pertanian

×

Dewan Minta Waspadai Alih Fungsi Lahan Pertanian

Sebarkan artikel ini

Melindungi dan menjaga lahan pertanian agar kebijakan strategis baik dari pemerintah pusat dan daerah meningkatkan ketahanan pangan secara nasional berjalan sinergis

BANJARMASIN,KP – Perkembangan perumahan di Kota Banjarmasin semakin banyak. Hal itu memunculkan kekhawatiran alih fungsi lahan pertanian menjadi bangunan.

Terkait itu anggota komisi II DPRD Kota Banjarmasin,Hari Kartono meminta SKPD terkait di lingkungan Pemko Banjarmasin lebih memperketat pemberian izin perubahan atau peruntukan alih fungsi lahan pertanian.

“ Pemko Banjarmasin patut mewaspadai dan wajib melindungi terhadap lahan pertanian di kota ini yang semakin berkurang,” kata Hari Kartono.

Kepada [KP] Senin (8/7/2024) ia mengatakan, Pemko Banjarmasin harus serius mengimplikasikan Perda Nomor : 12 tahun 2015 tentang Perlindungan Lahan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan (PLP2B).

Dijelaskan anggota dewan dari Partai Gerindra ini,Perda tersebut diterbitkan didasari Salah satunya bertujuan untuk mengantisipasi alih fungsi lahan dan semakin menipisnya lahan pertanian dampak dari pesatnya pembangunan diantaranya untuk dijadikan perumahan.

Ia menegaskan melindungi dan menjaga lahan pertanian agar kebijakan strategis baik dari pemerintah pusat dan daerah meningkatkan ketahanan pangan secara nasional berjalan sinergis.

Hari Kartono mengungkapkan dari rapat dengar pendapat yang digelar komisi II DPRD dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikana (DKP3) Kota Banjarmasin lahan pertanian di kota ini hanya tersisa sekitar 1.982 hektar.

Lahan pertanian yang tersisa itu tersebar di Kecamatan Banjarmasin Selatan dan Timur serta sebagian kecil di Kecamatan Banjarmasin Utara. “ Dengan luasan lahan pertanian tidak seberapa ini Kota Banjarmasin bukan

“ Dengan luasan lahan pertanian tidak seberapa itu,produksi padi di Kota Banjarmasin sangat sedikit tidak seperti yang ada di kabupaten lainnya di Kalsel,” tutup Hari Kartono. (nid/K-3)

Iklan
Baca Juga:  TPID Diminta Pantau Perkembangan Harga
Iklan