Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Derap Nusantara

Dinkes Jayapura Minta Nakes tidak Tinggalkan Tempat Tugas Daerah 3T

×

Dinkes Jayapura Minta Nakes tidak Tinggalkan Tempat Tugas Daerah 3T

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Dinkes Kabupaten Jayapura Edward Sihotang (Antara)

SENTANI, Kalimantanpost.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jayapura meminta tenaga kesehatan (nakes) tidak meninggalkan tempat tugas, khususnya di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

Hal ini menyusul masyarakat Papua yang ingin berobat di Puskesmas Yokari tidak dapat pelayanan karena seluruh petugas kesehatan tidak berada di tempat pada Kamis (4/7) 2024.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura Edward Sihotang di Sentani, Kamis, mengatakan tenaga kesehatan tidak boleh meninggalkan tempat tugas, apapun alasannya.

“Masyarakat itu adalah hal utama untuk diberikan pelayanan kesehatan secara optimal, apapun alasannya petugas kesehatan tetap berada di tempat,” katanya.

Menurut Sihotang, ketika ada kegiatan di luar maka kepala puskesmas wajib mengatur jadwal dengan baik sehingga kegiatan ada diikuti dan pelayanan tetap berjalan.

“Kami akan melakukan evaluasi, tidak boleh ada alasan apapun sehingga membuat pelayanan kesehatan terhenti dan masyarakat jadi korban,” ujarnya.

Dia menjelaskan pihaknya juga kaget ketik pelayanan di Puskesmas Yokari tidak berjalan karena petugas kesehatan tidak berada di tempat dan menjadi viral di media sosial (medsos).

“Padahal kami sudah menyampaikan kepada kepala puskesmas dan tenaga kesehatan, pembagian manajemen kepegawaian sangat penting sehingga pelayanan tetap berjalan, dan kegiatan yang digelar Dinkes pun bisa diikuti,” katanya.

Dia menambahkan, di Kabupaten Jayapura terdapat 22 puskesmas yang tersebar di 19 distrik dengan setiap puskesmas memiliki tenaga dokter.

“Ini kami lakukan untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat Papua di 19 distrik sehingga indeks pembangunan manusia (IPM) terus bertumbuh dengan memiliki kesehatan yang baik,” ujarnya. (Antara/Tim Kalimantanpost.com)

Iklan
Baca Juga:  Disperindag: Harga Kopra di Halmahera Naik Rp9 ribu Per Kilogram
Iklan