Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
HEADLINEHUKUM & PERISTIWA

Ramai Warga Mabuk Kecubung, Anggota DPRD Kalsel Minta Ditetapkan Status KLB

×

Ramai Warga Mabuk Kecubung, Anggota DPRD Kalsel Minta Ditetapkan Status KLB

Sebarkan artikel ini

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Banyaknya warga yang mengkonsumsi kecubung, mulai dari menimbulkan keresahan warga hingga ada yang meninggal dunia mendapatkan perhatian anggota DPRD Kalimantan Selatan.

Ketua DPRD Kalimantan Selatan, Supian HK mengaku sangat prihatin atas maraknya warga mengkonsumsi tanaman kecubung.

Bahkan, rasa prihatin ini disampaikan kepada Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Winarto, yang langsung mengunjungi RS Sambang Lihum dan melakukan operasi penyisiran paket kecubung dan zenith di sejumlah wilayah, diantaranya Pasar Baru.

“Saya apresiasi kerja Polda Kalsel yang cepat tanggap, kalau kejadian ini dibiarkan entah berapa banyak lagi warga kalsel yang jadi korban,” kata Supian HK.

Ditambahkannya, sebagai pencegahan perlu upaya bersama dari orang tua dan lingkungan sekitar agar tidak terjebak mengkonsumsi kecubung.

Senada dengan Supian HK, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar mengatakan peran orang tua sangat besar dalam melakukan pencegahan kepada anak-anaknya untuk mengkonsumsi kecubung atau campurannya.

“Tolong bantu kalau ada informasi terkait penyebaran atau sindikat ini, biar kita tindak lanjuti demi menjaga keselamatan warga kalsel” sebut Roy Rizali Anwar.

Sementara, Ketua Komisi 4 DPRD Kalimantan Selatan, M Luthfi Saifuddin mengatakan dengan dua orang meninggal dunia dan 28 dirawat akibat kecubung seharusnya ditetapkan sebagai kejadian luar biasa atau KLB.

“Kalau satu orang meninggal akibat kecubung sudah layak ditetapkan KLB Kecubung apalagi ini sudah 2 orang, ini harus dinyatakan sebagai KLB agar penanganannya bisa masif dan korban bisa dibantu dengan sebaiknya” kata Luthfi Saifuddin.

Selain itu, Kepolisian dan BNN diminta untuk mencari sumber dan mengamankan pelaku penyebaran kecubung atau paket campuran kecubung dengan NAFZA. (mar/KPO-1)

Iklan
Baca Juga:  Satpolairud Tanbu dan PT JB Tebar Ratusan Paket Sembako
Iklan