Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Rina Raih IPK Tertinggi 3,90, STIMI Siapkan Alumninya Bersaing di Dunia Kerja

×

Rina Raih IPK Tertinggi 3,90, STIMI Siapkan Alumninya Bersaing di Dunia Kerja

Sebarkan artikel ini
IMG 20251020 WA0032 e1760955203424

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Sebanyak 94 orang lulusan
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin mengikuti yudisium Sarjana (S1) Managamen dan Magester Managemen (S2) semester ganjil/genap tahun akademik 2024/2025 yang dilaksanakan di Banjarmasin Hotel Internasional, Senin (20/10/2025).

Rincian yang mengikuti yudisium tersebut terdiri dari 61 orang sarjana SI dan 33 orang magister manajemen S2.

Kalimantan Post

Ada pun nilai tertinggi untuk S1 diraih Rina Amelia dengan IPK 3,90 dan S2 didapat Angle Agnes Eka Dewi dengan IPK sempurna 4,00.

“Alhamdulillah, saya berhasil meraih IPK tertinggal 3,90. Ini berkat belajar secara rutin dan sungguh-sungguh,” ujar Rina yang ditemui usai yudisium.

Ditambahkannya, dirinya memilih jurusan manajemen karena sejak awal melihat potensi mendapatkan pekerjaan lebih.

“Sebelum lulus kuliah, kami juga mengikuti magang selama tiga bulan, sehingga ada pengalaman buat kami untuk bisa bersaing di dunia kerja,” ungkapnya.

Rina pun mengaku setelah lulus, akan langsung mencari pekerjaan dan baru setelah itu memikirkan melanjutkan ke S2.

Sementara itu, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin Dr Titien Agustina MSi usai yudisium menjelaskan pihaknya terus berupaya meningkatkan potensi daya saing lulusannya di dunia kerja.

“Karena itulah kami meminta mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi baik lewat kursus maupun sertifikasi sebagai nilai lebih saat lulus menjadi sarjana,” tegasnya.

Selain kompetensi, pihaknya juga meningkatkan nilai IPK untuk lulusan STIMI Banjarmasin, minimal IPK Standar Dunia kerja.

“Sekarang IPK dunia kerja diatas 3.0, karena itulah kami berupaya agar lulusan kami IPK bisa diatas 3.0 , salah satu dengan penambahan tugas belajar,” tambahnya lagi.

Dikesempatan itu, mahasiswa yang kuliah S1 ada yang reguler dan ada juga sudah bekerja, sedangkan untuk S2 semuanya sudah bekerja di berbagai instansi baik pemerintahan maupun swasta.

Baca Juga :  DPRD Banjarmasin Setujui Pembahasan Tiga Raperda Strategis Usulan Pemko

“Mereka melanjutkan kuliah S2 di kampus kami ada yang dari dokter gigi, polisi hingga bekerja di instansi pemerintah maupun swasta,” pungkas Titien. (ful/KPO-3)

Iklan
Iklan