Kotabaru, KP – Atas press releasenya kepada KP, tahun 2026 ini, PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk resmi membentuk usaha patungan (joint venture/JV) bersama Mondi Industrial Bags GmbH yang merupakan bagian dari Mondi Group.
Perusahaan patungan tersebut bernama PT Mondi Indo Prakarsa Kemasan (MIPK), yang bergerak di bidang produksi kantong kemasan, khususnya untuk kebutuhan industri semen, dengan ketentuan Indocement memegang 40% saham, sementara Mondi menguasai 60% saham di perusahaan patungan tersebut, yang berlokasi di Indocement Kompleks pabrik Citeureup, Bogor, Jawa Barat, dengan konsumen utamanya adalah Indocement.
Direktur Utama Indocement, Christian Kartawijaya, menyatakan bahwa “Kolaborasi ini akan menciptakan sinergi yang kuat bagi kedua belah pihak, yakni, Kerja sama meningkatkan standar kualitas produk kami, khususnya dalam ketersediaan dan kualitas kantong semen, sehingga pelayanan kepada pelanggan menjadi lebih optimal. Kemitraan ini memungkinkan Indocement untuk lebih fokus pada bisnis inti di sektor bahan bangunan”, ujarnya.
Sementara itu, Chief Operating Officer Paper Bags Mondi, Claudio Fedalto, menyatakan, “Usaha patungan ini sebagai langkah strategis dalam memperluas bisnis kantong kertas Mondi. Kerja sama ini memungkinkan kami membangun platform lokal yang kuat di pasar yang terus tumbuh, sekaligus menerapkan standar tinggi dalam operasional, keselamatan, dan kualitas”, Katanya.
Disampaikan pihak Indocement bahwa Kerja sama ini juga menjadi bagian dari strategi Indocement dalam memperkuat komitmen menghadirkan material bangunan berkualitas sekaligus inovasi berkelanjutan.
Melalui MIPK, Indocement dan Mondi akan mengembangkan kemasan yang lebih ramah lingkungan sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Indocement adalah salah satu produsen semen terbesar di Indonesia yang memproduksi Semen Tiga Roda, Semen Rajawali, Mortar Tiga Roda, dan Semen Grobogan. Saat ini Indocement dan entitas anaknya bergerak dalam beberapa bidang usaha yang meliputi pabrikasi dan penjualan semen (sebagai usaha inti) dan beton siap-pakai, serta tambang agregat dan trass, dengan jumlah karyawan sekitar 4.100 orang. Indocement mengoperasikan 14 pabrik milik sendiri serta dua pabrik dan satu grinding mill dengan sistem sewa dengan total kapasitas produksi tahunan sebesar 33,5 juta ton semen. Sepuluh pabrik berlokasi di Kompleks Pabrik Citeureup, Bogor, Jawa Barat; dua pabrik di Kompleks Pabrik Cirebon, Cirebon, Jawa Barat; dan satu pabrik di Kompleks Pabrik Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan; satu pabrik di Grobogan, Jawa Tengah; dua pabrik di Maros, Sulawesi Selatan, dan satu grinding mill di Banyuwangi, Jawa Timur. Pada 2022, Indocement telah mengoperasikan pabrik Maros setelah menandatangani Perjanjian Sewa Pakai Aset dengan PT Semen Bosowa Maros dan PT Bosowa Corporindo. Heidelberg Materials AG telah menjadi pemegang saham mayoritas Indocement sejak 2001.
Sementara Mengenai perusahaan patungan, Mondi, adalah pemimpin global dalam kemasan dan kertas, berkontribusi pada dunia yang lebih baik dengan menghasilkan produk yang berkelanjutan sejak tahap desain. Perusahaan ini mempekerjakan 24.000 orang di lebih dari 30 negara dan mengoperasikan bisnis terintegrasi dengan keahlian yang mencakup seluruh rantai nilai, sehingga memungkinkan dapat menawarkan kepada pelanggan berbagai solusi inovatif untuk aplikasi konsumen maupun industri. Keberlanjutan adalah inti strategi, dengan komitmen ambisius menuju 2030 yang berfokus pada solusi berbasis sirkular, dijalankan oleh orangorang yang terpercaya, dengan terus mempertimbangkan dampak terhadap iklim.
Pada tahun 2025, Mondi mencatat pendapatan sebesar €7,7 miliar dan EBITDA sebesar €1,0 miliar.
Mondi terdaftar di Bursa Efek London dalam kategori ESCC (MNDI), di mana Grup termasuk dalam konstituen FTSE100. Mondi juga memiliki pencatatan sekunder di JSE Limited (MNP). (and/K-6)















