Tanjung, KP – Perkuat kesejahteraan keluarga melalui peningkatan kapasitas para konselor Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), Sekretaris Daerah (Sekda) Tabalong Hj Hamida Munawarah ST MT, buka kegiatan Forum Bimbingan Teknis (Bimtek) Konselor Puspaga Tempat Pelayanan Keluarga dan Masyarakat.
Acara yang digelar oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DINSOSP3AP2KB) di Hotel Aston Tanjung, pada Rabu (3/6/2026) tersebut dihadiri sekitar 50 peserta dari unsur kepala bidang, kepala BPP, serta perwakilan instansi terkait.
Dalam arahannya hari itu, Sekda Tabalong menegaskan bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter, kepribadian, serta tumbuh kembang anak. Karena itu, penguatan fungsi keluarga menjadi kunci penting dalam mewujudkan masyarakat yang berkualitas dan sejahtera. “Di tengah berbagai tantangan seperti pola pengasuhan, perkembangan teknologi informasi, persoalan sosial, hingga perlindungan anak, keberadaan Puspaga memiliki peran yang sangat strategis sebagai wadah edukasi, konsultasi, dan pendampingan keluarga,” ujarnya.
“Para konselor Puspaga dituntut memiliki pengetahuan, keterampilan dan kemampuan komunikasi yang baik agar mampu memberikan layanan yang profesional, ramah, dan tepat sasaran kepada masyarakat,” pinta Hamida.
Melalui kegiatan bimbingan teknis ini, Hamida mengharapkan para konselor Puspaga semakin mampu memberikan layanan pendampingan yang berkualitas, profesional, dan responsif terhadap berbagai permasalahan keluarga. “Dengan meningkatnya kapasitas konselor, keberadaan Puspaga diharapkan dapat menjadi tempat konsultasi yang mudah diakses masyarakat sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan keluarga yang harmonis, tangguh, dan sejahtera di Kabupaten Tabalong,” pungkasnya.
Kepala DINSOSP3AP2KB Tabalong, H Syam’ani, mengatakan Bimtek ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat kapasitas konselor Puspaga sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat, keluarga adalah pilar utama dalam membangun rumah tangga yang harmonis dan sejahtera.
Ia menjelaskan, Puspaga selama ini menjadi tempat masyarakat berkonsultasi mengenai berbagai persoalan, mulai dari pengasuhan anak, masalah keluarga hingga kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Sebagian besar masyarakat yang datang berkonsultasi merupakan perempuan dengan persoalan yang banyak dipengaruhi faktor ekonomi. (ros/K-6)















