Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

Barabai FC Asal Kalsel Berpeluang Berlaga di 64 Besar Nasional Liga 4 Piala Presiden

×

Barabai FC Asal Kalsel Berpeluang Berlaga di 64 Besar Nasional Liga 4 Piala Presiden

Sebarkan artikel ini
IMG 20260519 WA0006 e1779158212755
Tim Barabai FC. (Kalimantanpost.com/Instagram Barabai FC)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Runner up Liga 4 Kalimantan Selatan, Barabai FC berpeluang berlaga di putaran 64 besar nasional Liga 4 Piala Presiden 2025/2026 menyusul mundurnya lima klub peserta.

Ada lima tim yang mengundurkan diri yang secara resmi mengundurkan itu yakni PS Kubu Raya runner up Kalimantan Barat karena pemberitahuan lolos mendadak H-1 drawing Piala Presiden

Kalimantan Post

Lalu, Siti Fatimah FC, juara Liga 4 Sumatera Selatan karena klub milik RSUD ini mundur masalah finansial. Bajak Laut FC, peringkat ketiga Nusa Tenggara Timur belum menjadi anggota asprov PSSI NTT

Selanjutnya PS Kwarta, runner up Liga 4 Sumatera Utara menarik diri secara resmi karena faktor finansial dan Tanggamus F juara Liga 4 Lampung mengundurkan diri akibat masalah internal.

Satu slot dari tim yang mengundurkan diri tersebut sudah diisi PSPP Padang Panjang.

Namun, dua tim yang koefisien tinggi bisa mengisi tim pengganti yakni Barabai FC dari Kalsel dan Energi Bintang Riau United (EBR) dari Pekanbaru, Provinsi Riau.

Pertandingan 64 besar Liga 4 dimulai pada 30 Mei hingga partai final pada 11 Juli 2026. Sebanyak 64 tim dibagi ke dalam 16 grup, masing-masing berisi empat klub dengan format home tournament di berbagai kota di Indonesia.

Babak 64 besar dijadwalkan dimainkan pada 30 Mei hingga 6 Juni 2026, sebelum dilanjutkan ke fase 32 besar pada 9-16 Juni 2026.

Setelah itu, persaingan memasuki babak 16 besar yang berlangsung pada 19-26 Juni 2026, lalu berlanjut ke perempat final pada 29 Juni sampai 5 Juli 2026. Adapun pertandingan semifinal akan digelar serentak pada 8 Juli 2026, sementara laga final dijadwalkan berlangsung pada 11 Juli 2026 sebagai penutup kompetisi.

Seperti diberitakan sebelumnya, PSSI tampaknya tidak terlalu peduli dengan regulasi, terkait penentuan untuk syarat lolos ke Liga 4 putaran 64 nasional yang akan digulir mulai 30 Mei 2026 mendatang. Bahkan, penentuan jatah sekilas suka-suka PSSI, tidak melihat laga yang dimainkan di regional.

Baca Juga :  16 SSB Ikuti Festival Piala Presiden U-10 dan U-12, Ajang Mencari Bibit Pesebola di Banjarmasin

Contohnya runner up Liga 4 Kalimantan Selatan, Barabai FC, PSPP Padang Panjang Sumatera Barat dan Energi Bintang Riau United (EBR) dari Pekanbaru, Provinsi Riau yang memainkan banyak laga tapi hanya mendapat jatah satu wakil saja.

“Jatah wakil Kalimantan Selatan yang berlaga Liga 4 putaran 64 besar nasional hanya satu tim saja yakni juara Persemar Martapura,” ujar Sardiani, pelatih Barabai FC, Kamis (14/5/2025).

Akibatnya, Barabai FC yang menjadi runner up di Liga 4 Kalsel akhirnya tak bisa mengikuti dipertandingan 64 besar nasional.

“Kalau kita bandingkan dengan daerah lain, ada salah satu provinsi yang jumlah pesertanya lebih sedikit dan jumlah pertandingnnya pun sangat sedikit, tapi mereka bisa meloloskan dua tim ke nasional,” paparnya.

Selain itu, lanjut Sardiani, mereka hanya pakai format home turnamen tim finalis dan hanya melaksanakan jumlah pertandingan sebanyak enam kali.

Berdasarkan penelusuran Kalimantan Post.com, Papua Tengah hanya diikuti tujuh tim dengan empat laga hingga ke final tapi dapat dua jatah ke tingkat nasional.

“Sedangkan di Kalsel sebanyak 10 tim dan jumlah pertandingan Barabai FC sendiri totalnya ada 14 hingga ke final,” ucap Sardiani

Begitu juga PSPP memainkan 12 laga hingga ke final dan EBR United yang memainkan 12 laga juga tidak lolos ke-64 besar nasional.

“Kami sangat kecewa dan juga bertanya kenapa bisa hanya satu tim saja dari Kalsel yang berlaga 64 besar tingkat nasional,” tandasnya. (ful/KPO-3)

Iklan
Iklan