BARABAI, Kalimantanpost.com – Polres Hulu Sungai Tengah (HST) melaksanakan monitoring penyaluran dan stok bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU wilayah Kabupaten HST, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan monitoring dipimpin Kabag Ops Polres HST, Kompol Maturidi, dihadiri Kasat Intelkam Polres HST, KA SPKT Polres HST, KBO Sat Samapta Polres HST, serta personel Polres setempat.
Dalam pengecekan tersebut, petugas melakukan pemantauan terhadap ketersediaan stok BBM di beberapa SPBU, di antaranya SPBU Mandingin 6371301 dan SPBU Sungai Rangas 6471302.
Adapun stok BBM yang terpantau di SPBU Mandingin 6371301 yakni Bio Solar sebanyak 11.100 liter, Pertalite 6.342 liter, Pertamax 10.924 liter, dan Dexlite 8.184 liter.
Sementara itu, stok BBM di SPBU Sungai Rangas 6471302 terdiri dari Bio Solar sebanyak 8.500 liter, Pertalite 1.794 liter, Pertamax 11.200 liter, Pertamax Turbo 1.520 liter, serta Pertamina Dex 2.197 liter.
Kabag Ops Polres HST mengingatkan pihak pengawas SPBU agar terus melakukan pengawasan terhadap penyaluran BBM subsidi jenis Bio Solar sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, pihak SPBU diminta mengantisipasi adanya penyalahgunaan maupun pengisian berulang, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan tertib dan lancar.
Berdasarkan hasil monitoring, situasi di seluruh SPBU yang dilakukan pengecekan terpantau aman dan tertib. Antrean kendaraan masih dalam batas wajar dan tidak ditemukan adanya indikasi panic buying oleh masyarakat.
Diketahui, di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah terdapat 12 SPBU, dengan 9 SPBU menyediakan BBM jenis Bio Solar. Pada kegiatan monitoring kali ini, petugas melakukan pengecekan terhadap 2 SPBU yang terpantau memiliki ketersediaan Bio Solar.
Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, mengatakan, monitoring ini merupakan langkah preventif Polres HST untuk memastikan distribusi, khususnya BBM subsidi jenis Bio Solar, berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.
“Kami mengimbau seluruh pengelola SPBU agar tetap mematuhi aturan yang berlaku serta meningkatkan pengawasan guna mencegah adanya penyalahgunaan maupun praktik pengisian berulang,” ujarnya.
Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman serta menjaga stabilitas pelayanan dan distribusi BBM di wilayah Kabupaten HST. (ary/KPO-4)















