BANJARMASIN, Kalimantanpost.com — Ribuan jemaah dan ulama mengiringi keberangkatan KH Husin Naparin bin H Muhammad Arsyad (79) dari Masjid Jami Sungai Jingah, Rabu (6/5/2026), menuju tempat peristirahatan terakhir di Desa Kalahiang, Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan.
Sejak pagi, halaman masjid hingga ruas Jalan Masjid dipadati kendaraan dan pelayat. Usai disalatkan, jenazah diberangkatkan dalam iring-iringan yang dikawal patroli lalu lintas Polresta Banjarmasin. Warga berdiri di tepi jalan memberikan penghormatan terakhir saat rombongan melintas meninggalkan kawasan masjid.

Sebelum dimakamkan di kampung halaman, jenazah terlebih dahulu akan dibawa ke Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah (Rakha) Amuntai untuk kembali disalatkan. Almarhum diketahui menjabat sebagai Ketua Umum Yayasan ponpes tersebut.
Di antara jemaah yang hadir, tampak mantan Wakil Wali Kota Banjarmasin, Arifin Noor, ikut menyalatkan almarhum. Ia mengaku sangat berduka atas wafatnya ulama yang selama ini kerap memberinya nasihat dan pencerahan.
“Saya sangat sedih. Beliau sering memberikan pencerahan dan nasihat kepada saya semasa hidup,” ujarnya singkat.
KH Husin Naparin wafat pada Rabu pagi di Rumah Sakit Sultan Agung. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Kalimantan Selatan yang mengenal kiprah dakwah dan pengabdiannya dalam pendidikan Islam serta pembinaan umat.(Fik/KPO-1)














