Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tapin

Tapin Siagakan Personel dan Peralatan Hadapi Ancaman Karhutla dan Kekeringan

×

Tapin Siagakan Personel dan Peralatan Hadapi Ancaman Karhutla dan Kekeringan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260518 WA0021 scaled

RANTAU, Kalimantanpost.com – Pemerintah Kabupaten Tapin mulai memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta potensi kekeringan memasuki musim kemarau 2026.

Langkah itu ditandai dengan apel gelar pasukan dan peralatan yang melibatkan unsur TNI, Polri, BPBD, relawan, dunia usaha, hingga sejumlah instansi terkait. Senin (18/5/2026) bertempat halaman Kantor Bupati Tapin.

Kalimantan Post

Bertindak sebagai Insfektur Upacara Bupati Tapin H Yamani dengan di hadiri pimpinan Muspida Tapin Dandim 1010 Tapin Letkol Inf Dimas Yamma Putra, Kapolres Tapin AKBP Weldi Rozika, Kajari Tapin Mochamad Fitri Adhy dan perwakilan Pengadilan Negeri Rantau, Basarnas, BPBD Kalsel.

Bupati Tapin H Yamani dalam amanatnya mengatakan kesiapan personel dan sarana penanggulangan bencana menjadi faktor penting untuk menekan risiko karhutla yang kerap meningkat saat cuaca kering.

Menurut Yamani, penanganan bencana tidak bisa hanya bergantung pada satu instansi, melainkan membutuhkan koordinasi cepat antar lembaga serta keterlibatan masyarakat di tingkat desa.

“Pencegahan harus menjadi prioritas. Jangan menunggu api membesar baru dilakukan penanganan,” ujar Yamani.

Ia meminta seluruh pihak memperkuat patroli, pemantauan wilayah rawan, serta mempercepat respons apabila ditemukan titik api. Pemerintah daerah juga mendorong sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Selain ancaman karhutla, Pemkab Tapin juga mewaspadai potensi kekeringan yang dapat berdampak terhadap ketersediaan air bersih dan sektor pertanian. Karena itu, kesiapan distribusi air dan dukungan logistik turut menjadi perhatian dalam apel tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Tapin M Noor mengatakan pihaknya telah menyiapkan personel, peralatan pemadam, kendaraan operasional, hingga dukungan komunikasi lapangan untuk menghadapi kondisi darurat.

Menurutnya, sejumlah wilayah di Tapin masuk kategori rawan karhutla ketika intensitas hujan mulai menurun. Karena itu, pemantauan rutin terus dilakukan bersama aparat gabungan dan relawan.

Baca Juga :  Workshop Sampah Terpadu di Ayunan Papan, Tapin Siapkan Wakil Terbaik untuk Ajang PKK Kalsel

“Kami menekankan langkah deteksi dini agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat sebelum api meluas,” katanya.

Apel kesiapsiagaan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor menghadapi musim kemarau yang diperkirakan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan.

Pemerintah daerah berharap kesiapan personel dan peralatan dapat meminimalkan dampak bencana terhadap masyarakat maupun lingkungan.(abd/KPO-3)

Iklan
Iklan