Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarbaru

Wali Kota Turun Tangan Kawal Jalan Rusak, Camat dan Lurah Diminta Respons Cepat Aduan Warga

×

Wali Kota Turun Tangan Kawal Jalan Rusak, Camat dan Lurah Diminta Respons Cepat Aduan Warga

Sebarkan artikel ini
6 BJB 1 1
PERBAIKAN - Wali Kota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby memberikan arahan kepada jajaran camat dan lurah terkait percepatan penanganan keluhan jalan rusak di Kota Banjarbaru. (KP/DEVI)

Banjarbaru, KP – Pemerintah Kota Banjarbaru memperkuat pengawasan dan penanganan infrastruktur jalan di tengah tingginya keluhan masyarakat. Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, meminta camat dan lurah menjadi garda terdepan dalam merespons laporan warga terkait kondisi jalan rusak di wilayah masing-masing.

Instruksi tersebut disampaikan sebagai upaya mempercepat pelayanan publik sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Pemko juga ingin memastikan setiap aduan warga dapat ditindaklanjuti sesuai skala prioritas pembangunan.

Kalimantan Post

“Saya meminta camat dan lurah aktif membantu memfasilitasi aduan masyarakat terkait kondisi jalan. Pemerintah kota ingin memastikan setiap aspirasi warga tersampaikan dengan baik dan ditangani sesuai mekanisme,” tegas Erna Lisa Halaby.

Menurutnya, aparatur kewilayahan memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, peran camat dan lurah dinilai penting sebagai penghubung informasi antara warga dengan pemerintah daerah, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Pemko juga menyoroti tingginya atensi masyarakat melalui media sosial terkait kondisi jalan di sejumlah kawasan. Untuk itu, wali kota meminta seluruh jajaran di tingkat kecamatan dan kelurahan mengedepankan komunikasi yang terbuka serta edukatif kepada masyarakat.

Warga, kata dia, perlu memahami bahwa perbaikan jalan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan, urgensi penanganan, hingga kemampuan anggaran daerah.

Selain berasal dari laporan masyarakat, usulan pembangunan dan perbaikan jalan juga dihimpun melalui musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang), pokok pikiran DPRD, hingga aspirasi langsung kepada pemerintah daerah.

“Penanganan jalan bukan hanya tanggung jawab teknis Dinas PUPR, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh perangkat daerah sampai tingkat kecamatan dan kelurahan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Banjarbaru, Adi Maulana, memastikan pihaknya terus melakukan pemeliharaan rutin melalui metode tambal sulam menggunakan campuran aspal panas.

Baca Juga :  183 Jemaah Haji Banjarbaru Diberangkatkan, Haru Iringi Perjalanan ke Tanah Suci

“Kami terus melakukan pemeliharaan rutin jalan melalui metode patching menggunakan campuran aspal panas. Progres pekerjaan juga akan kami sampaikan secara berkala kepada masyarakat,” jelas Adi.

Sejumlah ruas jalan prioritas disebut telah menunjukkan progres signifikan. Jalan Karang So, Jalan Komet, dan Jalan Panglima Batur kini rampung 100 persen. Sementara Jalan Caraka telah mencapai progres 80 persen dan Jalan Guntung Manggis sekitar 50 persen.

Selain itu, beberapa ruas lain juga masuk dalam daftar tindak lanjut penanganan, di antaranya Jalan Guntung Harapan, Jalan Purnawirawan, Terusan Jalan Alkah Mahabbah, serta Jalan Caraka Jaya.

Penguatan koordinasi lintas perangkat daerah ini disebut sejalan dengan amanat Peraturan Daerah Kota Banjarbaru Nomor 13 Tahun 2025 Pasal 54 tentang penyelenggaraan jalan kota.

Melalui pola penanganan berbasis prioritas dan keterbukaan informasi tersebut, Pemko Banjarbaru berharap pembangunan infrastruktur dapat berjalan lebih efektif sekaligus mendukung terwujudnya visi Banjarbaru Emas — Elok, Maju, Adil, dan Sejahtera. (Dev/K-5)

Iklan
Iklan