Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalteng

Di Gumas, BI Kalteng Genjot Digitalisasi Lewat BADARIS dan QRIS

×

Di Gumas, BI Kalteng Genjot Digitalisasi Lewat BADARIS dan QRIS

Sebarkan artikel ini
IMG 20260624 WA0017 e1782271330549
BADARIS - Peluncuran program BADARIS (Bayar dengan QRIS Pajak dan Retribusi Daerah) sekaligus percepatan implementasi pembayaran digital. (Kalimantanpost.com/repro BI Kalteng).

KUALA KURUN, Kalimantanpost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus memperkuat transformasi digital melalui perluasan elektronifikasi transaksi daerah.

Langkah tersebut dilakukan melalui peluncuran program BADARIS (Bayar dengan QRIS Pajak dan Retribusi Daerah) sekaligus percepatan implementasi pembayaran digital pada sektor pariwisata unggulan daerah.

Kalimantan Post

Peluncuran BADARIS dilakukan langsung oleh Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, di kawasan Wisata Air Terjun Batu Mahasur, Kuala Kurun, Jumat (12/6/2026).

Agenda penting pacu ekonomi digital itu dihadiri Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaliteng,, Satria Febrino.

Program BADARIS memanfaatkan kanal pembayaran digital QRIS yang difasilitasi oleh Bank Kalteng sebagai Bank Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Kabupaten Gunung Mas.

Program tersebut menjadi salah satu langkah strategis untuk mempercepat digitalisasi pembayaran pajak dan retribusi daerah, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Harapannya, melalui sistem tersebut, masyarakat dapat melakukan pembayaran secara lebih mudah, cepat, dan aman. Selain itu, seluruh transaksi tercatat secara otomatis dan terintegrasi sehingga dapat meminimalkan potensi kebocoran penerimaan daerah serta meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan pemerintah.

Penguatan ekosistem digital di Kabupaten Gunung Mas juga diperluas ke sektor pariwisata. Sebelumnya, Bank Indonesia bersama Pemkab Gunung Mas telah menggelar Focus Group Discussion (FGD) Implementasi Elektronifikasi di Sektor Pariwisata Kabupaten Gunung Mas, pada 9 Juni 2026 yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Gunung Mas, Efrensia L.P. Umbing.

FGD tersebut membahas berbagai strategi percepatan digitalisasi destinasi wisata, mulai dari penguatan penggunaan QRIS, peningkatan kapasitas pelaku usaha wisata, hingga pengembangan layanan digital guna meningkatkan kenyamanan wisatawan dan daya saing destinasi wisata daerah.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat digitalisasi kini menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata yang modern dan berkelanjutan. Kehadiran sistem pembayaran non-tunai di kawasan wisata juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi transaksi serta memperluas akses pasar bagi pelaku usaha lokal.

Baca Juga :  Tahun Baru 1448 H, Momentum Perbaiki Kualitas Ibadah, Iman dan Ahlak

Melalui sinergi yang terus diperkuat antara Bank Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, elektronifikasi transaksi pemerintah daerah dan digitalisasi sektor pariwisata diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

Upaya tersebut tidak hanya mendukung tata kelola keuangan daerah yang lebih modern dan akuntabel, tetapi juga menjadi bagian dari strategi mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, meningkatkan kualitas layanan publik, serta memperkuat daya saing Kabupaten Gunung Mas di era ekonomi digital. (rel/drt/KPO-4)

Iklan
Iklan