Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

Generasi Emas InggrisBerburu Gelar Setelah 60 Tahun di Piala Dunia 2026

×

Generasi Emas InggrisBerburu Gelar Setelah 60 Tahun di Piala Dunia 2026

Sebarkan artikel ini
IMG 20260603 WA0058
Harry Kane (tengah) melakukan selebrasi setelah mencetak gol saat Inggris menang 5-0 atas Latvia dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Daugava pada Rabu (15/10/2025). (Antara/UEFA.com)

INGGRIS, Kalimantanpost.com – Tim nasional Inggris kembali datang ke panggung Piala Dunia dengan status sebagai salah satu kandidat kuat juara.

Di bawah arahan pelatih asal Jerman, Thomas Tuchel, generasi emas Three Lions bertekad mengakhiri penantian panjang selama 60 tahun untuk kembali mengangkat trofi Piala Dunia sejak terakhir kali menjadi juara pada 1966.

Kalimantan Post

Dalam beberapa tahun terakhir, timnas Inggris menjadi salah satu tim paling konsisten di sepak bola internasional meski belum berhasil mengakhiri dahaga gelar.

Sejak mencapai semifinal Piala Dunia 2018 di Rusia, Inggris terus tampil kompetitif di berbagai turnamen besar.

Mereka melaju ke final Euro 2020 sebelum kalah adu penalti dari Italia, mencapai perempat final Piala Dunia 2022 di Qatar setelah disingkirkan Perancis, serta kembali menembus final Euro 2024 sebelum takluk dari Spanyol.

Rangkaian hasil tersebut menunjukkan bahwa Inggris selalu berada di level tertinggi kompetisi internasional. Namun bagi para pemain dan pendukung mereka, capaian itu belum cukup karena trofi juara masih belum berhasil diraih.

Di bawah kepemimpinan Tuchel, Inggris tampil dominan pada fase kualifikasi Piala Dunia 2026. Three Lions menyapu bersih delapan pertandingan dengan kemenangan dan tidak sekali pun kebobolan.

Catatan tersebut mempertegas status Inggris sebagai salah satu favorit utama dalam perebutan gelar juara dunia.

Harry Kane tetap menjadi tumpuan utama di lini depan. Penyerang Bayern Muenchen itu datang dengan modal gelar Bundesliga dan Piala Jerman.

Sementara, pemain-pemain seperti Jude Bellingham, Declan Rice, Bukayo Saka, Marcus Rashford, hingga Cole Palmer menjadi simbol kekuatan generasi baru Inggris dalam beberapa tahun terakhir.

Meski demikian, Tuchel membuat sejumlah keputusan mengejutkan dalam pemilihan skuad akhir.

Baca Juga :  Ini Penyebab Nilai Jual Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Melonjak, Harga Emil Audero Turun

Penyerang Ivan Toney mendapatkan tempat setelah tampil impresif bersama Al-Ahli dan membantu klub Arab Saudi tersebut menjuarai AFC Champions League Elite. Ollie Watkins juga masuk skuad setelah berkontribusi membawa Aston Villa meraih gelar Liga Europa.

Di sisi lain, beberapa nama besar harus tersingkir dari daftar akhir, termasuk bek senior Harry Maguire, gelandang serang Phil Foden, bek kanan Trent Alexander-Arnold, serta Cole Palmer yang mengalami musim yang terganggu oleh cedera.

Tuchel mengaku proses pemilihan skuad final bukan perkara mudah mengingat banyaknya pemain berkualitas yang dimiliki Inggris saat ini.

Namun ia menegaskan bahwa faktor kepercayaan, chemistry, dan kekompakan tim menjadi pertimbangan utama dalam menentukan 26 pemain yang dibawa ke Piala Dunia.

Kekuatan utama Inggris terletak pada keseimbangan antara pemain senior yang sarat pengalaman dengan generasi muda yang sedang berkembang pesat.

Nama Saka menjadi salah satu sorotan utama menjelang turnamen. Pemain Arsenal tersebut merupakan bagian dari generasi Inggris yang beberapa kali nyaris meraih gelar.

Pada usia 24 tahun, ia telah tampil dalam tiga turnamen besar dan menjadi salah satu figur penting dalam skuad nasional.

Menurut Saka, pengalaman gagal di sejumlah turnamen justru menjadi bahan bakar tambahan bagi tim untuk tampil lebih kuat di Piala Dunia 2026.

Pemain yang membantu Arsenal mengakhiri penantian 22 tahun untuk meraih gelar Liga Inggris itu juga menilai skuad saat ini memiliki kualitas di seluruh lini.

Meski dikenal sebagai salah satu negara besar dalam sejarah sepak bola, Inggris baru sekali menjuarai Piala Dunia, yakni saat menjadi tuan rumah pada 1966.

Sejak saat itu, berbagai generasi bertalenta gagal mengakhiri penantian panjang tersebut. Mulai dari era Gary Lineker, Paul Gascoigne, David Beckham, Steven Gerrard, Frank Lampard, hingga Wayne Rooney belum mampu membawa Inggris kembali ke puncak dunia.

Baca Juga :  Pemain Keturunan Indonesia, Tijjani Reijnders Tulang Punggung Timnas Belanda di Piala Dunia 2026

Dalam sejarah Piala Dunia, salah satu momen paling ikonis Inggris terjadi pada edisi 1998 ketika Michael Owen mencetak gol spektakuler ke gawang Argentina pada babak 16 besar.

Meski akhirnya tersingkir melalui adu penalti, gol tersebut hingga kini dikenang sebagai salah satu gol terbaik Inggris di Piala Dunia.

Kini, dengan kombinasi pemain yang sedang berada pada masa puncak karir dan talenta muda yang terus berkembang, Inggris berharap dapat mengikuti jejak generasi juara dunia 1966 yang dipimpin Bobby Moore dan Geoff Hurst.

Berikut daftar pemain timnas Inggris dalam Piala Dunia 2026:

Kiper:
Dean Henderson
Jordan Pickford
James Trafford

Bek:
Dan Burn
Marc Guehi
Reece James
Ezri Konsa
Tino Livramento
Nico O’Reilly
Jarell Quansah
Djed Spence
John Stones

Gelandang:
Elliott Anderson
Jude Bellingham
Eberechi Eze
Jordan Henderson
Kobbie Mainoo
Declan Rice
Morgan Rogers

Penyerang:
Anthony Gordon
Harry Kane
Noni Madueke
Marcus Rashford
Bukayo Saka
Ivan Toney
Ollie Watkins

Berikut jadwal timnas Inggris pada fase grup Piala Dunia 2026.

Kamis, 18 Juni 2026

  • Pukul 03.00 WIB: Inggris vs Kroasia di Dallas Stadium

Rabu, 24 Juni 2026

  • Pukul 03.00 WIB: Inggris vs Ghana di Boston Stadium

Minggu, 28 Juni 2026

  • Pukul 04.00 WIB: Panama vs Inggris di New York New Jersey Stadium. (Ant/KPO-3)

Iklan
Iklan