Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalsel

Massa “Geruduk” Kantor Gubernur Soroti Masalah di Daerah

×

Massa “Geruduk” Kantor Gubernur Soroti Masalah di Daerah

Sebarkan artikel ini

H Muhidin Langsung Temui dan Berdialog

1 35 klm kontrak prov
MENEMUI - Gubernur Kalsel, H. Muhidin menemui dan mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi yang disampaikan, Jumat (5/6). (adv)

MASSA “geruduk” (datangi beramai-ramai) ke Kantor Gubernur di Banjarbaru, Jumat (5/6) menyoroti berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat Kalsel.

Di antaranya isu lingkungan dan pendidikan yang disebut belum merata di seluruh daerah.

Kalimantan Post

Ini dari mahasiswa tergabung dalam Aliansi Mahasiswa se-Kalimantan Selatan (Kalsel).

Gubernur Kalsel, H. Muhidin menemui dan mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi yang disampaikan erlangsung di halaman Sekretariat Daerah.

Dalam suasana dialog yang terbuka dan penuh kekeluargaan, Gubernur Kalsel, H. Muhidin, didampingi Pelaksana Harian (Plh) Sekdaprov Kalsel, Subhan Noor Yaumil, serta kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel, menyimak dengan seksama berbagai aspirasi yang disampaikan para mahasiswa.

Beragam isu menjadi perhatian, mulai dari pemerataan pendidikan dan layanan kesehatan, pengelolaan lingkungan hidup dan sektor pertambangan, penguatan ekonomi daerah, hingga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran daerah.

Menurut Gubernur H. Muhidin, aspirasi yang disampaikan mahasiswa merupakan bentuk kepedulian terhadap pembangunan daerah yang patut dihargai.

Gubernurmemandang kritik dan masukan sebagai bagian penting dalam proses perbaikan kebijakan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami menghargai kepedulian adik-adik mahasiswa terhadap pembangunan daerah.

Aspirasi yang disampaikan tentu menjadi masukan bagi pemerintah untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan,” ujarnya.

Selain memberikan penjelasan terhadap berbagai tuntutan yang disampaikan juga bahwa Pemerintah Provinsi Kalsel terbuka terhadap kritik, saran, dan masukan dari berbagai kalangan.

Menurutnya, kritik yang disampaikan secara konstruktif justru menjadi bahan evaluasi yang sangat membantu pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Kalsel sangat terbantu dengan kritik, masukan maupun saran dari siapa pun.

Dari situ kita bisa mengetahui apa yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan.

Kritik bukan untuk dijauhi, tetapi menjadi bahan evaluasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” katanya.

Baca Juga :  Hari Lahir Pancasila di Kalsel, Generasi Muda Didorong Jadikan Pancasila sebagai Ideologi Hidup

Selain itu, Gubernur menambahkan, semangat tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Kalsel yang mengusung slogan ‘Bekerja Bersama, Merangkul Semua’.

Karena itu, pemerintah akan terus membuka ruang dialog dengan mahasiswa, akademisi, tokoh masyarakat, pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh elemen masyarakat dalam mengawal pembangunan daerah.

“Kami ingin merangkul semua pihak. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri.

Mahasiswa, tokoh masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat memiliki peran penting dalam memberikan masukan serta mengawal pembangunan.

Dengan bekerja bersama dan merangkul semua, Insya Allah Kalimantan Selatan akan semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” ucapnya.

Melalui dialog yang berlangsung kondusif tersebut, H. Muhidin berharap komunikasi antara pemerintah dan mahasiswa dapat terus terjalin dengan baik.

Gubernur H Muhidin menilai perbedaan pandangan dalam kehidupan demokrasi merupakan hal yang wajar dan dapat menjadi energi positif untuk melahirkan solusi serta mendorong pembangunan Kalsel yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat luas. (adv/K-2)

Iklan
Iklan