KUDUS, Kalimantanpost.com – Tim sepakbola putri MLSC Regional Banjarmasin U-12 usai menelan kekalahan pada pertandingan MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All-Stars 2026 yang berlangsung pada 23 – 28 Juni di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah.
Dipertandingan perdana Grup B Selasa (23/6) MLSC Regional Banjarmasin kalah 0-8 atas Yogyakarta dan hari kedua, Rabu (24/6) mengakui ketangguhan finalis tahun lalu, Solo dengan skor 0-6.
“Sewaktu di laga pertama melawan Yogyakarta, tim Banjarmasin pada babak pertama ketinggalan 0-2 dan pemain sudah sebagian menangis,” papar Pelatih Kepala Tim All-Stars Banjarmasin, Indra Syafruddin yang dihubungi di Kudus, Rabu (24/6) malam.
Kepercayaan diri pemain Banjarmasin pun hilang dan akhirnya kalah telak 0-8.
Indra pun memberikan motivasi dan membenahi mental serta kepercayaan diri terhadap pemain yang rata-rata bukan anak-anak Sekolah Sepakbola (SSB).
Hasilnya saat melawan finalis tahun lalu Solo, Rabu (24/6), di babak pertama hanya ketinggalan 1-0. “Kiper utama kita cidera dan pemain utama mulai kelelahan akhirnya full time kalah 6-0,” ujar Indra
Namun, secara mental, lanjut dia, anak-anak tidak lagi menangis usai kekalahan.
Di hari ketiga, Kamis (25/6), tim putri Banjarmasin akan menghadapi Semarang.
“Saya meminta anak-anak tetap bermain sesuai saat latihan saja saat melawan Semarang,” ucap Indra. (ful/KPO-3)















