Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

ULM Bekali Siswa SMPN 1 Anjir Muara Jadi Konselor Sebaya, Perkuat Pencegahan Bullying

×

ULM Bekali Siswa SMPN 1 Anjir Muara Jadi Konselor Sebaya, Perkuat Pencegahan Bullying

Sebarkan artikel ini
IMG 20260612 WA0042
Kegiatan Bootcamp Peer Counseling bertajuk “Membangun Emotional Well-Being” yang digelar di SMPN 1 Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala (Batola). (KP/Repro)

BATOLA, kalimantampost.com – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) terus memperkuat upaya pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah melalui kegiatan Bootcamp Peer Counseling bertajuk “Membangun Emotional Well-Being” yang digelar di SMPN 1 Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala (Batola).

Melalui Program Dosen Wajib Mengabdi (PDWA) Tahun 2026, dosen Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ULM memberikan pelatihan kepada siswa untuk mengenali, memahami, dan mengelola emosi secara sehat. Program ini juga bertujuan membentuk kemampuan regulasi diri sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang lebih ramah dan bebas bullying.

Kalimantan Post

Kegiatan tersebut melibatkan guru Bimbingan Konseling (BK) sebagai fasilitator, sementara peserta merupakan anggota Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) yang dibekali keterampilan sebagai konselor sebaya. Selain mendapatkan materi mengenai Emotional Well-Being, para siswa juga mengikuti pelatihan dan simulasi konseling sebaya.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta aktif berdiskusi dan mengikuti berbagai simulasi yang dikemas dengan pendekatan santai namun tetap edukatif.

Ketua Tim PDWA ULM, Dr. Ririanti Rachmayanie Jamain, S.Psi., M.Pd., mengatakan masa remaja tingkat SMP merupakan fase yang rentan terhadap berbagai tekanan sosial maupun akademik sehingga memerlukan dukungan emosional yang tepat.

IMG 20260612 WA0041 1

“Remaja SMP berada pada masa transisi yang rentan terhadap tekanan sosial dan akademik. Melalui peer counseling, mereka belajar membantu teman yang memiliki masalah, saling mendukung, dan membangun lingkungan sekolah yang lebih sehat secara emosional,” ujarnya.

Apresiasi terhadap program tersebut juga disampaikan Kepala SMPN 1 Anjir Muara, H. Fahri Azmi, S.Ag. Menurutnya, kegiatan pengabdian yang dilakukan ULM memberikan manfaat nyata bagi siswa dalam membangun kesadaran pentingnya kesehatan emosional.

“Program Dosen Wajib Mengabdi seperti ini sangat bermanfaat untuk menanamkan kesadaran pentingnya memiliki emotional well-being. Siswa kami jadi memiliki keterampilan dalam mengelola emosi dan mencegah perilaku bullying,” katanya.

Baca Juga :  RUPS PAM Bandarmasih 2026, Prioritaskan Peningkatan Layanan, Investasi Direalisasikan

Sebagai luaran kegiatan, Tim PDWA ULM membagikan Buku Saku Emotional Well-Being kepada para peserta. Buku tersebut selanjutnya disosialisasikan oleh anggota OSIS kepada siswa lain agar pemahaman mengenai kesehatan emosional dan pencegahan bullying dapat menjangkau lebih banyak pelajar.

ULM berencana menjadikan Bootcamp Peer Counseling sebagai program berkelanjutan yang akan diterapkan di berbagai sekolah, termasuk di luar Kota Banjarmasin. Program ini diharapkan mampu membentuk generasi muda yang memiliki kesejahteraan emosional yang baik, berkarakter tangguh, serta berkontribusi dalam menekan angka bullying yang masih kerap terjadi di lingkungan sekolah. (fin/KPO-1)

Iklan
Iklan