Martapura, KP – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026, Polres Banjar menggelar Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan, di halaman Mapolres, Selasa (21/07/2026).
Kegiatan ini bentuk kesiapan aparat keamanan, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor guna memastikan seluruh tahapan Pilkades berlangsung aman, tertib dan kondusif.
Apel dipimpin Kapolres Banjar AKBP Fadli dan dihadiri unsur Forkopimda, Sekdakab H Yudi Andrea, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Hafidz Anshari serta jajaran personel pengamanan.
Dalam amanatnya Kapolres Fadli mengatakan, apel pergeseran pasukan merupakan langkah strategis untuk menyamakan persepsi, mengecek kesiapan personel serta memastikan seluruh petugas memahami tugas dan tanggung jawabnya sebelum diterjunkan ke lapangan.
“Apel ini bertujuan mewujudkan sinergitas dan kesiapan seluruh personel, khususnya petugas pengamanan TPS sebagai ujung tombak menjaga keamanan selama pelaksanaan Pilkades,” tandasnya.
Pihaknya berharap seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, sehingga pengamanan Pilkades berlangsung aman, tertib dan sukses.
Kapolres menjelaskan, pengamanan akan difokuskan pada 32 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 17 desa pada 9 kecamatan. Pengamanan melibatkan 75 personel Polres Banjar, 9 perwira pengendali, 32 personel BKO Polda Kalsel serta didukung 64 personel Linmas.
“Kami juga menekankan pentingnya kesiapan mental dan fisik seluruh personel, disertai komitmen moral, disiplin serta profesionalisme dalam menjalankan tugas,” katanya. Selain itu, seluruh anggota diminta menjaga netralitas, tidak terlibat dalam politik praktis, memberikan arahan yang jelas pada personel serta berpedoman pada standar operasional prosedur (SOP) untuk menghindari kesalahan dalam pelaksanaan tugas.
Sekdakab Yudi Andrea menyampaikan apresiasi atas kesiapan Polres Banjar beserta seluruh unsur pengamanan dalam mengawal pesta demokrasi di tingkat desa tersebut. Menurutnya, Pilkades merupakan momentum penting untuk melahirkan pemimpin desa yang berkualitas, sehingga seluruh prosesnya harus dijaga agar berlangsung aman, damai dan demokratis.
“Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, penyelenggara dan masyarakat, menjadi kunci terciptanya situasi yang kondusif,” tandasnya.
Pihaknya berharap masyarakat menggunakan hak pilih dengan bijaksana, menjaga persatuan serta bersama-sama menyukseskan Pilkades yang aman, damai dan bermartabat,” pungkasnya. (Wan/K-5)















